<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55306">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN JUMLAH MIKROORGANISME DI KULIT DAN TINGKAT KENYAMANAN PASIEN YANG DIMANDIKAN DENGAN METODE TRADISIONAL DAN METODE DISPOSABLE BED BATHS DI RUANG PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desmond Kristanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 90 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saat ini rata-rata kejadian infeksi nosokomial di berbagai rumah sakit cukup &#13;
tinggi mencapai 9,8%. Salah satu penyebabnya adalah kebersihan diri dari pasien &#13;
kurang. Perawat dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut dengan tindakan &#13;
memandikan untuk menurunkan mikroorganisme yang berkembang di kulit &#13;
sekaligus memberikan kenyamanan, yang dapat dilakukan dengan metode &#13;
tradisional dan metode disposable bed baths. Penelitian ini bertujuan mengetahui &#13;
perbedaan jumlah mikroorganisme di kulit dan tingkat kenyamanan sebelum dan &#13;
sesudah dilakukan tindakan memandikan. &#13;
&#13;
Metode penelitian kuasi eksperimen dengan tehnik cross over untuk &#13;
tindakan memandikan pada pasien yang sama. Sampel berjumlah 16 orang dipilih &#13;
berdasarkan teknik consecutive sampling. Digunakan sabun yang &#13;
mengandung antiseptik triclocarban untuk metode tradisional dan chlorhexidine &#13;
gluconate (CHG) untuk metode disposable bed baths. Jumlah mikroorganisme &#13;
yang diukur hanya diambil dari area ketiak pasien. Tingkat kenyamanan pasien &#13;
diukur dengan general comfort quesioner. Seluruh data dianalisa dengan &#13;
uji Wilcoxon dan Mann Whitney. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan penurunan jumlah rata- &#13;
&#13;
rata mikroorganisme untuk tradisional 255212 dengan tingkat kemaknaan p &#13;
value 0,001 dan washcloths 295149 dengan p value 0,003 (p</note>
 <note type="statement of responsibility">Desmond Kristanto</note>
 <subject authority="">
  <topic>disposable bed baths, jumlah mikroorganisme kulit,</topic>
 </subject>
 <classification>617 Des</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>617 Des p/R.22.297.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007833</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.297.1)</sublocation>
    <shelfLocator>617 Des p/R.22.297.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55306</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-18 14:54:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-30 09:22:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>