Detail Cantuman

Image of HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KONSEP DIRI DAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA REMAJA DI SMPN 2 SINGINGI HILIR RIAU

Text  

HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KONSEP DIRI DAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA REMAJA DI SMPN 2 SINGINGI HILIR RIAU


Penggunaan berbagai macam media sosial sangat diminati oleh remaja saat
ini. Media sosial mempermudah komunikasi dan interaksi dengan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007837616.858 Tes h/R.22.294.3Perpustakaan Pusat (REF.294.3)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    616.858 Tes h/R.22.294.3
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 90 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    616.858
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penggunaan berbagai macam media sosial sangat diminati oleh remaja saat
    ini. Media sosial mempermudah komunikasi dan interaksi dengan siapapun tanpa
    terbatas jarak dan waktu. Banyaknya aktivitas di media sosial menjadikan remaja
    mudah mengekspresikan perasaan dan memposting berbagai aktivitasnya. Usia
    remaja adalah masa yang cepat terpengaruh perkembangan media sosial sehingga
    dapat mempengaruhi konsep diri dan penyesuaian sosial remaja di lingkungannya.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media
    sosial dengan konsep diri dan penyesuaian sosial pada remaja SMPN 2 Singingi
    Hilir Riau.

    Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional dengan rancangan
    crossectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah
    sampel 252 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Social
    Networking Time Use Scale (SONTUS), kuesioner Sriati Academic Self Concept
    (SASC) dan kuesioner Social Adjustment. Analisis data menggunakan uji korelasi
    Rank Spearman untuk melihat hubungan antara dua variabel dan uji kanonik
    untuk menentukan faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan
    media sosial.

    Hasil penelitian menunjukkan mayoritas remaja SMPN 2 tergolong dalam
    frekuensi penggunaan media sosial yang rendah, sebagian besar memiliki konsep
    diri positif serta sebagian besar remaja memiliki penyesuaian sosial cukup baik.
    Hasil analisis korelasi menunjukkan variabel penggunaan media sosial memiliki
    hubungan yang lemah dengan variabel konsep diri (rs = 0,224) dan variabel
    penyesuaian sosial (rs = -0,254). Berdasarkan hasil analisis kanonik, konsep diri
    adalah faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan media
    sosial.

    Simpulan penelitian ini memperlihatkan hubungan penggunaan media sosial
    dengan konsep diri dan penyesuaian sosial pada remaja di SMPN 2 Singingi Hilir
    Riau secara simultan terkategori lemah. Penelitian ini merekomendasikan pihak
    sekolah meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan budaya
    melayu sehingga remaja mengenal lebih ' dalam dan dapat mempertahankan
    budaya Riau serta meningkatkan kegiatan pemberian reward pada remaja untuk
    membantu pembentukan konsep diri yang positif. Selain itu, perawat kesehatan
    jiwa hendaknya dapat melakukan health promotion terkait tugas perkembangan
    remaja dan pembentukan konsep diri yang positif diiringi penerapan budaya
    melayu dalam kehidupan remaja.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi