Text
Dinamika Hubungan Amerika Serikat Dan Republik Rakyat Tiongkok Dalam Cyberspace 2010 - 2015
Cyberspace, yang dihasilkan dari kemajuan teknologi intemet telah
melahirkan sebuah ruang virtual yang menghubungkan berbagai aktor lintas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007809 327 Nug D/R.17.97.1 Perpustakaan Pusat (REF.17.97,1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 327 Nug D/R.17.97.1Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xiv, 149 hlm, ; ill, ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 Nug DTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferensiPernyataan Tanggungjawab Nugraha Pratama F -
Cyberspace, yang dihasilkan dari kemajuan teknologi intemet telah
melahirkan sebuah ruang virtual yang menghubungkan berbagai aktor lintas negara.
Lebih jauh ilahi, cyberspace dalam fenomena hubungan intemasional kontemporer
telah memiliki dampak yang besar sekaligus menjadi hirauan para aktor dan
penstudi Hubungan Intemasional (HI) seperti yang terjadi diantara Amerika Serikat
dan Republik Rakyat Tiongkok. Penelitian ini kemudian memfokuskan kajiannya
pada dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok
dalam cyberspace yang terjadi selama kurun waktu 2010-2015 yang diwamai oleh
berbagai peristiwa baik itu konfrontasi maupun kooperasi.
Dalam memaparkan hal tersebut, penelitian ini menggunakan Perspektif
realisme dalam HI dan konsep cyberpolitics. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif yang menggunakan pengumpulan data melalui studi literatur
terutama melalui jelajah intemet dan wawancara terhadap para ahli. Hasil dari
penelitian ini menujukkan bahwa hubungan Amerika Serikat dan Republik Rakyat
Tiongkok dalam cyberspace selama 2010-2015 berjalan dinamis yang sangat
dipengaruhi oleh kondisi politik global dan juga aktor-aktor non-pemerintah dari
kedua negara, yaitu penduduk dan korporasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat keterikatan erat antara politik
global dan cyberspace. Kedua negara memiliki landasan berbeda dalam dinamika
hubungan tersebut meskipun kedua negara berusaha memaksimalkan power mereka
dalam ruang virtual dengan mempertimbangkan kepentingan nasional mereka dan
juga kepentingan dari aktor-aktor lainnya. Dalam membentuk kebijakan mereka,
kedua negara sangat dipengaruhi oleh aktor-aktor non-negara lainnya.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






