<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55208">
 <titleInfo>
  <title>Implikasi hukum putusan congestion pricing pada bandar udara padat di Indonesia berdasarkan konvensi Chicago 1944</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juwita Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>fakultas hukum Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 154 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>IMPLIKASI HUKUM PENERAP AN CONGESTION PRICING &#13;
PADA BANDAR UDARA PADAT DI INDONESIA &#13;
BERDASARKAN KONVENSI CHICAGO 1944 &#13;
&#13;
(STUDI PERBANDINGAN DENGAN INGGRIS DAN AMERIKA SERIKA T) &#13;
&#13;
Juwita Aulia &#13;
&#13;
110120140043 &#13;
&#13;
Kepadatan bandar udara merupakan sebuah pennasalahan yang dialami oleh &#13;
sebagian besar negara di dunia. Hal ini bukan saja menghambat aktivitas penerbangan &#13;
di bandar udara, akan tetapi juga mengurangi jaminan terhasap keselamatan &#13;
penerbangan. Untuk mengurangi kepadatan di bandar udara dan tetap melaksanakan &#13;
prinsip keselamatan penerbangan, Kebijakan congestion pricing dapat dijadikan &#13;
sebagai solusi altematif yang bersifat jangka pendek. Dengan demikian, penelitian ini &#13;
memiliki dua tujuan, pertama adalah untuk menganalisis pennasalahan kepadatan &#13;
bandar udara melalui penerapan congestion pricing dengan memaparkan implikasi &#13;
hukum penerapannya berdasarkan Konvensi Chicago 1944. Tujuan kedua adalah &#13;
menganalisis bentuk penerapan congestion pricing yang sesuai bagi Indonesia. &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis &#13;
normatif dengan menggunakan data sekunder berkaitan dengan objek penelitian. &#13;
Spesifikasi penelitian yang dipakai adalah deskriptif analisis dengan melakukan &#13;
pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan, konseptual dan perbandingan, &#13;
sehingga j awaban yang ditemukan akan disimpulkan secara nonnatif kualitati f. &#13;
&#13;
Praktik congestion pricing yang diterapkan oleh Inggris dan Arnerika Serikat &#13;
terbukti menimbulkan implikasi hukum yaitu : (i) melanggar prinsip non diskriminasi &#13;
berdasarkan Pasal 15 Konvensi Chicago 1944, (ii) berimplikasi terhadap kenaikan tarif &#13;
penumpang, (iii) berimplikasi pada praktik persaingan usaha di suatu negara, (iv) serta &#13;
berimplikasi pada perjanjian bilateral di bidang angkutan negara yang telah disepakati &#13;
oleh negara yang bersangkutan. Meskipun terdapat implikasi hukum dalam &#13;
penerapannya, namun congestion pricing dapat diterapkan di Indonesia melalui &#13;
pembentukan regulasi yang mengandung prinsip non diskriminasi berdasarkan &#13;
Konvensi Chicago 1944 dan memiliki kesesuaian dengan regulasi lainnya di bidang &#13;
penerbangan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Juwita Aulia</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kepadatan Bandar Udara, Congestion Pricing, Non Di</topic>
 </subject>
 <classification>341 Juw i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>341 Juw i/R.11.21.4</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007803</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.21.4)</sublocation>
    <shelfLocator>341 Juw i/R.11.21.4</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55208</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-16 09:51:06</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-31 09:00:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>