Detail Cantuman

Image of Hubungan Resiliensi Keluarga Dengan kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Unit Psikiatri RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon

Text  

Hubungan Resiliensi Keluarga Dengan kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Unit Psikiatri RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon


HTJBUNGAN RESILIENSI KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN
P ADA PASIEN SKIZOFRENIA DI UNIT PSIKIATRI

RSUD ARJA WINANGUN KABUPATEN ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007788610.7301 Nur H/R.22.269.1Perpustakaan Pusat (REF.22.269.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.7301 Nur H/R.22.269.1
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 81 hlm, ; ill, ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.7301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Referensi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • HTJBUNGAN RESILIENSI KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN
    P ADA PASIEN SKIZOFRENIA DI UNIT PSIKIATRI

    RSUD ARJA WINANGUN KABUPATEN CIREBON

    ABSTRAK

    Keluarga merupakan lingkungan yang terdekat dengan pasien skizofrenia.

    Pasien skizofrenia akan mengalami kekambuhan sebesar 25% pada tahun
    pertama, 70 % pada tahun ke dua, kemudian 100% pada tahun ke lima setelah
    diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit. Keluarga yang tidak dapat beradaptasi
    dengan stres maka tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, termasuk
    fungsi perawatan bagi anggota keluarganya. Keberfungsian ke1uarga tersebut
    dapat dilihat dari tingkat resiliensinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
    hubungan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia.

    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain
    korelasional dengan survei cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
    keluarga dari pasien skizofrenia. Tehnik penetapan sampel menggunakan power
    analysis dengan alpha 0,05 dan power 0,08 didapatkan sampel sebanyak 88
    keluarga. Tehnik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling.
    Instrumen yang digunakan adalah kuesioner resiliensi keluarga berupa Family
    Resilience Assessment Scale. Uji korelasi yang digunakan adalah uji Rank
    Spearman.

    Hasil penelitian didapatkan resiliensi keluarga sebagian besar pada
    kategori yang tangguh (76,1%) dan sebagian kecil pada kategori yang tidak
    tangguh (23,9%). Kekambuhan pasien skizofrenia sebagian besar pada kategori
    jarang kambuh (73,9%) dan sebagian kecil pada kategori sering kambuh (26,1%).
    Hasil uji korelasi Rank Spearman didapatkan nilai p = 0.001 dan nilai koefisien
    korelasi sebesar 0,88, yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara
    resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia.

    Kesimpulan dari hasil penelitian adalah resiliensi keluarga yang tangguh,
    memungkinkan kekambuhan yang jarang pada pasien skizofrenia. Diharapkan
    kepada manajemen RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon dalam membuat
    kebijakan agar tidak hanya memperhatikan kebutuhan pasien, tetapi juga
    kebutuhan keluarga pasien terutama untuk resiliensinya dalam merawat pasien
    skizofrenia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi