Text
Kebijakan pertahanan Indonesia di wilayah perbatasan (studi kasus perbatasan di Merauke)
Penelitian ini membahas tentang pengelolaan perbatasan di Kabupaten
Merauke. Adanya dua ancaman, pertama ancaman kedaulatan negara berupa
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007798 327 Gur k/R.17.89.2 Perpustakaan Pusat (Ref.17.89.2) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 327 Gur k/R.17.89.2Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 Gur kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Guruh Tjahyono -
Penelitian ini membahas tentang pengelolaan perbatasan di Kabupaten
Merauke. Adanya dua ancaman, pertama ancaman kedaulatan negara berupa
hilangnya patok batas dan pencurian sumber daya alam di sekitarnya, dan kedua
ancaman karena maraknya tindak kejahatan di perbatasan. Tujuan penelitian ini
untuk merumuskan dan mengevaluasi kebijakan pengelolaan perbatasan oleh
pemerintah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
informan berasal dari pihak-pihak yang terlibat di perbatasan.
Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan perbatasan se lama ini
menggunakan pendekatan keamanan dan pendekatan kesejahteraan tetapi di sisi
yang lain tidak memberikan pengaruh pada pengelolaan perbatasan selama ini
karena tidak bisa memberikan solusi dalam menghadapi dua ancaman terkait
dengan kedaulatan dan kejahatan lintas negara.
Penelitian ini memberikan rekomendasi agar terciptanya integarasi satuan
TNI, Polisi, Pemerintah Kecamatan dan Desa, juga kantor Bea Cukai, Imigrasi
dan Karantina. Integrasi ini penting agar terciptanya stabilitas dengan melihat
indikasi adanya pelayanan kepada masyarakat lokal, terjaganya batas wilayah,
terjaganya sumber daya alam, adanya administrasi bagi pelintas batas serta adanya
keuntungan ekonomi dari aktivitas ekonomi yang melibatkan kedua negara.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






