Detail Cantuman

Image of Perbandingan Efektifitas Cognitive Behavioral  Therapy  5 Sesi Dan 12 Sesi Terhadap Post Traumatic Stress Disorder Pada Remaja Pasca Bencana Banjir Bandang  Di Kabupaten Garut Jawa Barat

Text  

Perbandingan Efektifitas Cognitive Behavioral Therapy 5 Sesi Dan 12 Sesi Terhadap Post Traumatic Stress Disorder Pada Remaja Pasca Bencana Banjir Bandang Di Kabupaten Garut Jawa Barat


Bencana banjir bandang di Kabupaten Garut mengakibatkan 2375 jiwa pengungsi
dan trauma berat pada remaja dengan gejala Post Traumatic Stress ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007787610.7301 URA P/R.22.276.3Perpustakaan Pusat (REF.276.3)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.7301 URA P/R.22.276.3
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 94 hlm, ; ill, ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.7301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Referensi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Bencana banjir bandang di Kabupaten Garut mengakibatkan 2375 jiwa pengungsi
    dan trauma berat pada remaja dengan gejala Post Traumatic Stress Disorder
    sebanyak 15 orang. Dampak PTSD pada remaja yaitu peningkatan kortisol,
    perubahan perilaku serta berkurangnya ingatan jangka pendek. Adapun
    psikoterapi yang terbukti efektif mengatasi PTSD adalah Cognitive Behavioral
    Therapy (CBT) 12 sesi namun bukti empiris di Indonesia, pemberian CBT 12 sesi
    terlalu lama, membosankan, dan menyebabkan keraguan kepada terapis sehingga
    dalam bidang keperawatan intervensi CBT umumnya diberikan 5 sesi yang
    dianggap lebih fleksibel dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan
    efektifitas selisih skor PTSD antara CBT 5 sesi dan 12 sesi terhadap PTSD pada
    remaja korban banjir bandang.

    Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment Design Pre test and Post test Two
    Group Design. Kelompok pertama diberikan CBT 5 se si dan kelompok kedua
    diberikan CBT 12 sesi. Total responden usia 12-18 tahun adalah 38 orang. Sampel
    dipilih menggunakan Consecutive Sampling di Kecamatan Cilawu dan Tarogong
    Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia

    Hasil penelitian ini yaitu terdapat penurunan skor PTSD yaitu selisih nilai median
    6,00 pada CBT 5 sesi dan selisih rata-rata 7,58 pada CBT 12 sesi (p-value < 0,01)
    sedangkan hasil uj i analisis perbandingan efektifitas kedua intervensi
    (p-value > 0,05).

    Kesimpulannya tidak terdapat perbedaan yang bennakna antara efektifitas
    kelompok CBT 5 sesi dan kelompok CBT 12 sesi. Adapun sarannya yaitu CBT 5
    sesi dapat dipertimbangkan sebagai altematif penanganan PTSD pada remaja
    karena lebih ringkas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi