<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55189">
 <titleInfo>
  <title>Efektivitas acceptance and commitment therapy untuk meningkatkan fleksibilitas psikologis dalam melakukan perawatan diri pada penderita diabetes melitus tipe 2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Rizky Ramdhana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Psikolog Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv, 124 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perawatan diri (self-care) diperlukan oleh pasien Diabetes Melitus (DM) tipe 2, dimana &#13;
perawatan diri yang dimaksud adalah dengan cara penerapan pola hidup sesuai anjuran dokter &#13;
sebagai gaya hidup yang baru. Hal ini menjadi tantangan utama untuk bisa menjaga stabilitas &#13;
kondisi kesehatan pasien. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa salah satu aspek &#13;
psikologis yang melandasi perilaku merawat diri ini adalah fleksibilitas psikologis yang &#13;
terdiri dari acceptance, cognitive defusion, self as context, contact with the present moment, &#13;
values dan commited action. Seseorang dengan fleksibilitas psikologis yang baik akan lebih &#13;
mudah menyesuaikan diri dengan perubahan po la hidup baru sebagaimana dianjurkan oleh &#13;
dokter. Dengan demikian, perlu ada intervensi yang tepat untuk memperkuat aspek tersebut. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris mengenai efektivitas Acceptance and &#13;
Commitment Therapy (ACT) untuk meningkatkan fleksibilitas psikologis dalam melakukan &#13;
perawatan diri pada penderita DM tipe 2. &#13;
&#13;
Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Penelitian ini &#13;
dilakukan pada 4 orang partisipan yang memenuhi karakteristik yang ditetapkan yakni &#13;
mendapat diagnosa DM 2, pendidikan minimal SMA, usia 20-40 tahun, merasa kesulitan &#13;
dalam melakukan perawatan diri. Intervensi ACT dilakukan dalam 6 sesi. Fleksibilitas &#13;
psikologis dari setiap partisipan sebelum dan sesudah intervensi diukur dengan Acceptance &#13;
and Action Questionnaire (AAQ)-II dan perilaku merawat diri diukur melalui Summary of &#13;
Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) ditambah dengan wawancara dan observasi terhadap &#13;
partisipan dan keluarga partisipan. Data kuantitatif yang diperoleh kemudian diolah dengan &#13;
menggunakan uji statistik deskriptif dan uji Wi1coxon. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ACT efektifuntuk meningkatkan fleksibilitas psikologis &#13;
penderita DM tipe 2, dengan adanya peningkatan derajat fleksibilitas psikologis pada keempat &#13;
partisipan terutama pada aspek acceptance, values, dan committed action. Meningkatnya &#13;
fleksibilitas psikologis juga dipengaruhi keberhasilan pelaksanaan ACT dilihat dari 4 aspek &#13;
yakni pemahaman terhadap sesi, manfaat dari sesi, kepuasan terhadap penyampaian terapis, &#13;
dan ~juan khusus dari setiap sesi yang masuk ke dalam kategori sedang dan tinggi. &#13;
Fleksibilitas psikologis sendiri memiliki keterkaitan dengan peningkatan kemampuan &#13;
partisipan melakukan perawatan diri melalui penerapan pola hidup sesuai anjuran dokter di &#13;
kehidupan sehari-hari, sehingga dengan meningkatnya fleksibilitas psikologis akan terjadi &#13;
perubahan perawatan diri yang semakin baik. ACT dapat disarankan untuk digunakan sebagai &#13;
intervensi oleh para psikolog yang bergerak dalam bidang psikologi kesehatan bagi para &#13;
pasien DM tipe 2.</note>
 <note type="statement of responsibility">Siti Rizky Ramdhana</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fleksibilitas psikologis, acceptance and commitmen</topic>
 </subject>
 <classification>616.89 Sit e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>616.89 Sit e/R.19.248.7</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007793</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.248.7)</sublocation>
    <shelfLocator>616.89 Sit e/R.19.248.7</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55189</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-16 08:45:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-02 09:12:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>