Text
Peran diplomasi Indonesia melalui ASEAN dalam upaya menyelesaikan konflik laut Cina Selatan
PERAN DIPLOMASI INDONESIA MELALUI ASEAN DALAM UP AY A
MENYELESAIKAN KONFLIK LAUT CINA SELATAN
OLEH TUW ADI NPM : 170820140523 ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007792 327 Tuw p/R.17.106.1 Perpustakaan Pusat (REF.17.106.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 327 Tuw p/R.17.106.1Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xii, 265 hlm. ; il. ; 19 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 Tuw pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Tuwadi -
PERAN DIPLOMASI INDONESIA MELALUI ASEAN DALAM UP AY A
MENYELESAIKAN KONFLIK LAUT CINA SELATAN
OLEH TUW ADI NPM : 170820140523
Penelitian ini dilakukari untuk mengetahui, memahami serta menganalisis
mengenai Peran Diplomasi Indonesia melalui ASEAN dalam Upaya
Menyelesaikan Konflik Laut Cina Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu eara ilmiah
untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu melalui in depth
interview yang dilakukan terhadap objek penelitian, pendekatan yang dilakukan
dalam penlitian ini adalah studi kasus atau case study karena peneliti hendak
melakukan penelitian yang bersifat satu kasus secara spesifik. Analisis Data
dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
Hasil penelitian menunjukan bahwa peran diplomasi indonesia melalui
ASEAN mampu merangkul claimant states untuk mengurangi tensi konflik di
kawasan Laut Cina Selatan dengan eara menyetujui Declaration on the Conduct
of Parties in the South China Sea diplomasi Indonesia melalui ASEAN mampu
meningkatkan optimism penye\esaian konflik me\alui workshop tentang
pembentukan information hub of the Workshop on Managing Potential Conflict in
the South China Sea (WMP-SCS), Joint Development in the South China
Sea.Working Group Meeting on the Study of Tides and Sea Level Change and
Their Impacts on Coastal Environment in the South China Sea di Bandung pada
bulan Nopember 2016. Adapun penyelesaian konflik Laut China Selatan
hasilnya belum optimal karena belum ada kata sepakat po la diplomasi yang harus
dilakukan, Cina menginginkan penyelesaian konflik melalui perdamaian bilateral
jangan di bawa ke forum arbitase, sedangkan empat Negara ASEAN
menginginkan dengan pola solusi multilateral karena alasan yang telah di sepakati
pada UNCLOS.
Dari hasil penelitian tersebut maka direkomendasikan untuk melakukan
diplomasi yang komprehenshif, dinamis, win-win solution antar Negara ASEAN
dengan Pemerintah RRC dan disarankan pula ASEAN dan Cina perlu
mempereepat penyusunan Code of Conduct of parties in South Cina Sea (COC)
sambil tetap mengimplementasikan Declaration of Conduct of Parties in the
South Cina Sea (DOC) -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






