Text
Kajian kemiskinan dari perspektif kekuatan
Tesis ini dilatarbelakangi oleh pennasalahan kemiskinan yang masih saja
menjadi beban dunia. Sudah banyak upaya untuk menanggulanginya. Sudah ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007791 362.5 Ish k/R.17.196.1 Perpustakaan Pusat (REF.17.196.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 362.5 Ish k/R.17.196.1Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xii, 132 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362.5 Ish kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Ishartono -
Tesis ini dilatarbelakangi oleh pennasalahan kemiskinan yang masih saja
menjadi beban dunia. Sudah banyak upaya untuk menanggulanginya. Sudah
banyak penelitian untuk mengkajinya. Namun upaya dan kajian itu pada
umumnya memandang kemiskinan dari perspektif masalah. Tesis ini mengkaji
kemiskinan dari perspektif kekuatan. Perspektif ini meyakini bahwa setiap
individu mempunyai kekuatan. Penjabaran perspektif kekuatan dalam tesis ini
menggunakan konsep yang dikembangkan oleh Clay Graybeal yaitu Resources,
Options, Possibilities, Exceptions, dan Solutions (ROPES).
Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Pendekatan ini digunakan karena penggalian aspek -aspek kekuatan
tersebut (ROPES) memerlukan deskripsi yang mendalam. Subyek penelitian ini
adalah keluarga miskin yang menjadi peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Infonnannya
adalah 4 orang peserta PKH dan 3 orang tokoh masyarakat.
Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa peserta PKH memiliki dan
berusaha menjaga kesehatan agar dapat beraktivitas memenuhi kebutuhan
keluarga, bersabar dan ikhlas menjalani kehidupan ini. Keluarga menjadi sumber
kekuatan dan motivasi untuk bertahan menghadapi pennasalahan kemiskinan
keluarganya. Kerabat juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam
mengatasi pennasalahan yang dihadapi. Kepedulian tetangga menambah
ketenangan. Beberapa program pemerintah sebetulnya dapat menambah
kekuatannya, namun belum semuanya diakses. Para ibu rumah tangga dari
keluarga miskin ini telah memilih untuk fokus mencari penghasilan bagi
keluarganys dengan berdagang, menjadi buruh cuci ataupun juru masak
mahasiswa pondokan. Ke depan mereka berharap bahwa anak-anaknya sehat,
bahagia dan dapat berpendidikan. Untuk itu mereka berusaha dapat menabung,
mengumpulkan uang untuk modal usaha serta menambahkan ketrampilan.
Keluarga miskin tersebut temyata merupakan orang-orang yang
mempunyai berbagai kekuatan, meskipun sampai saat ini baru dapat membuat
mereka bertahan menjalani kehidupan tanpa harus mengandalkan belas kasihan
orang lain. Karena itu untuk membantu mengentaskan kemiskinan, perlu adanya
perubahan cara pandang terhadap orang miskin. Sudah saatnya pihak-pihak terkait
menggunakan perspektif kekuatan. Para pendamping PKH perlu diberi
pengetahuan dan ketrampilan tentang perspektif kekuatan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






