Detail Cantuman

Image of Pengaruh Field massage Sebagai TERAPI ADYUVAN TERHADAP LEVEL BILIRUBIN SERUM PADA BAYI HIPERBILIRUBINEMIA YANG MENJALANI FOTOTERAPI DI RUANG PERINATAL RSUD KABUPATEN SUMEDANG

Text  

Pengaruh Field massage Sebagai TERAPI ADYUVAN TERHADAP LEVEL BILIRUBIN SERUM PADA BAYI HIPERBILIRUBINEMIA YANG MENJALANI FOTOTERAPI DI RUANG PERINATAL RSUD KABUPATEN SUMEDANG


Hiperbilirubinemia merupakan komplikasi yang sering terjadi pada rnasa
neonatal. Fototerapi sebagai prosedur standar memberikan beberapa efek ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007781610.706 Nov P/R.22.271.1Perpustakaan Pusat (REF.271.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.706 Nov P/R.22.271.1
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 132 hlm, ; ill, ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.706
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    Referensi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Hiperbilirubinemia merupakan komplikasi yang sering terjadi pada rnasa
    neonatal. Fototerapi sebagai prosedur standar memberikan beberapa efek
    samping, sehingga dibutuhkan terapi modalitas agar pemberiannya efektif Field
    massage merupakan terapi adjuvan yang diduga dapat meningkatkan ekskresi
    bilirubin selama bayi mendapat fototerapi. Field massage dapat dilakukan
    terhadap bayi hiperbilirubinemia fisiologis, dimana peningkatan bilirubin serum
    terjadi karena kombinasi berbagai faktor yang berhubungan dengan maturitas
    fisiologis neonatus. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruhfield massage
    sebagai adjuvan terhadap level bilirubin serum bayi hiperbilirubinemia fisiologis
    yang menjalani fototerapi.

    Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan non equivalen
    pre test-post test design with control group. Sampel diambil secara consecutive
    terbagi menjadi kelompok intervensi (16 responden) dan kelompok kontrol (16
    responden). Data dianalisis menggunakan Dependen T-Test, lndependen T-Test,
    dan Analysis of Covarians. Hasil menunjukkan rata-rata level bilirubin serum
    setelah intervensi pada kelompok intervensi (8,09±1,21) lebih rendah
    dibandingkan kelompok kontrol (1O,05± 2,17). Selisih (penurunan) rata-rata level
    bilirubin serum antara kedua kelompok terdapat perbedaaan signifikan, kelompok
    intervensi sebesar (7,20 ±1,59) dan kelompok kontrol (4,64±1 ,25), mean
    difference didapatkan 2,56. Pemberianfield massage sebagai adjuvan berpengaruh
    signifikan terhadap penurunan level bilirubin serum (p=O,OOl). Kontribusi
    variabel confounding tidak berpengaruh terhadap rata-rata level bilirubin serum
    setelah intervensi dan penurunannya pada kedua kelompok.

    Kesimpulan didapatkan bahwa field massage sebagai terapi adjuvan
    efektif dan dapat digunakan untuk menurunkan level bilirubin serum. Penelitian
    ini menjadi salah satu alternatif intervensi keperawatan yang dapat digunakan
    dalam penatalaksanaan bayi Hiperbilirubinemia di rumah sakit.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi