Detail Cantuman

Image of Faktor-faktor yang mempengaruhi quality of nursing work life (QNWL) perawat rumah sakit Muhammadiyah Bandung

Text  

Faktor-faktor yang mempengaruhi quality of nursing work life (QNWL) perawat rumah sakit Muhammadiyah Bandung


Perawat sebagai SDM dengan jumlah terbanyak di rumah sakit,
mempunyai peranan penting dalam peneapaian tujuan dan kualitas rumah sakit.

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007764610.73 Asi f/R.22.55.1Perpustakaan Pusat (REF.55.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Asi f/R.22.55.1
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 98 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perawat sebagai SDM dengan jumlah terbanyak di rumah sakit,
    mempunyai peranan penting dalam peneapaian tujuan dan kualitas rumah sakit.
    Untuk: bisa meneapai tujuan rumah sakit memerlukan perawat yang memiliki
    komitmen organisasi dan kinerja yang baik, Quality of Nursing Work Life
    (QNWL) adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi komitmen dan
    kinerja perawat. Permasalahan perawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung
    (RSMB) terindikasi memiliki Quality of Nursing Work Life (QNWL) kurang baik
    yang berdampak pada kurang baiknya komitmen dan kinerja perawat. Oleh karena
    itu, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait QNWL perawat RSMB. Penelitian ini
    bertujuan untuk mengetahui gambaran QNWL perawat RSMB, mengetahui
    gambaran demografi beserta pengaiuhnya terhadap QNWL perawat RSMB dan
    mengetahui gambaran komponen empat dimensi QNWL perawat RSMB.

    Penelitian deskriptif cross- sectional survey ini, melibatkan 94 perawat
    yang diambil dengan eara kuantitatif. Data dikumpulkan dengan kuesioner, dan
    dianalisis menggunakan uji non-parametrik Mann Whitney. Penelitian ini
    dilakukan pada akhir bulan Januari 2017 di Rumah Sakit Muhammadiyah
    Bandung.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawat di RSMB memiliki nilai
    QNWL seeara keseluruhan dan dimensi-dimensi QNWL yang berada dalam
    kategori baik. Namun demikian, masih terdapat beberapa komponen-komponen
    yang masih bermasalah. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa,
    komponen laten bermasalah yang paling berpengaruh terhadap QNWL perawat di
    RSMB adalah Komponen Bentukan 2 (Gabungan Komponen: Penilaian Kinerja,
    Jenjang Karir dan Alat serta Bahan Perawatan Pasien) dengan r= 0.639. Diikuti
    oleh Komponen Bentukan 1 (Komponen Gaji) dengan r=0.397. Selain 2
    komponen laten tersebut, terdapat 6 komponen lainnya yang masih hams
    diperbaiki yaitu fasilitas euti, perputaran jadwal dinas, jumlah perawat, gangguan
    dalam pekerjaan perawat, beban kerja perawat dan temp at perawat/tempat
    istirahatlloker. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tiga faktor demografi
    berpengaruh signifikan terhadap QNWL perawat, yaitu: faktor jenis kelamin
    (p=O.04), umur (p=0.006) dan lama bekerja sebagai perawat (p=0.009).
    Sedangkan, dari segi status pernikahan (p=0.71), tingkat pendidikan (p=0.71) dan
    lama bekerja sebagai perawat di RSMB (p=0.173) tidak berpengaruh signifikan.

    lmplikasi penelitian ini adalah perlu adanya upaya perbaikan komponen­
    komponen dan faktor-faktor QNWL yang masih bermasalah. Kunci utama terletak
    pada upaya penerapan sistem penilaian kinerja perawat yang dihubungkan dengan
    jenjang karir perawat dan sistem penggajian perawat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi