<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55077">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Wound Dehiscence Pada Pasien Post Laparatomi Di RSUP DR Hasan Sadikin Bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tita Puspita Ningrum</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 73 hlm,;ill,; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wound dehiscence merupakan komplikasi luka operasi yang paling serius &#13;
setelah pembedahan mayor abdomen dengan tingkat morbiditas dan mortalitas &#13;
yang tinggi, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dampak yang ditimbulkan dari &#13;
komplikasi wound dehiscence diantaranya stress, eviserasi, reoperasi, gangguan &#13;
body image, meningkatnya lama rawat dan biaya rawat,: menurunkan kualitas &#13;
hidup pasien serta kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis &#13;
faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wound dehiscence pada pasien &#13;
dewasa post laparatomi di RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung. &#13;
&#13;
Penelitian ini adalah analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. &#13;
&#13;
Sampel yang digunakan berjumlah 40 orang yang diambil dengan menggunakan &#13;
consecutive sampling. Metoda pengumpulan data dengan cara wawancara, &#13;
observasi dan studi dokumentasi dengan menggunakan lembar observasi. Uji &#13;
normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Analisis univariat menggunakan &#13;
distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. &#13;
&#13;
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kejadian wound &#13;
dehiscence terjadi ketika perawatan di rumah (58,3%). Hasil analisis bivariat &#13;
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara infeksi luka operasi &#13;
(p=0,0001), operasi emergensi (p= 0,020), hipoalbumin (p=0,037), anemia &#13;
(p=0,028), status nutrisi (0,010), dan adanya penyakit penyerta (p= 0,008) dengan &#13;
kejadian wound dehiscence, serta tidak ada hubungan yang signifikan ana tar &#13;
faktor usia (p= 0,581) dan jenis kelamin (p=0,604) dengan kejadian wound &#13;
dehiscence. &#13;
&#13;
Dapat disimpulkan bahwa wound dehiscence merupakan masalah yang &#13;
kompleks. Semakin banyak jumlah faktor risiko yang dimiliki pasien akan &#13;
semakin besar risiko mengalami wound dehiscence. Sehingga penting bagi &#13;
perawat untuk mengidentifikasi potensial faktor risiko wound dehiscence pada &#13;
pasien yang dilakukan operasi laparatomi dan segera melakukan intervensi yang &#13;
diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi wound dehiscence diantaranya &#13;
dengan melakukan perawatan perioperatif, intraoperatif, pasca operasi serta &#13;
pendidikan kesehatan mengenai perawatan luka dan pentingnya asupan nutrisi &#13;
untuk proses penyembuhan luka &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Tita Puspita Ningrum</note>
 <subject authority="">
  <topic>faktor risiko, laparatomi, wound dehiscence.</topic>
 </subject>
 <classification>610.736</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.736 Tit a/R.22.276.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007751</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.22.276.1)</sublocation>
    <shelfLocator>610.736 Tit a/R.22.276.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55077</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-11 14:26:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-30 08:34:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>