Text
Determinan pengeluaran konsumsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) rumah tangga di Indonesia berdasarkan data susenas 2015
Pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) merupakan salah satu instrumen penting yang menentukan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007745 339.5 Luk d/R.12.77.3 Perpustakaan Pusat (REF.12.77.3) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 339.5 Luk d/R.12.77.3Penerbit Fakultas Ekonomi - Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xii, 90 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 339.5 Luk dTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Lukman Arif -
Pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) merupakan salah satu instrumen penting yang menentukan
pertumbuhan ekonomi baik dari sisi ekonomi mikro ataupun secara makro. Selain
itu, pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk TIK dapat menjadi proxy atas
penggunaan dan pemanfaatan teknologi infonnasi dan komunikasi yang dalam era
digital pada saat ini menjadi mutlak bagi suatu negara agar dapat meningkatkan
pertumbuhan ekonominya. Pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk TIK akan
dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi, non-ekonomi, geografi
dan karakteristik penggunaan TIK dalam rumah tangga.
Tesis ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh
terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk TIK di Indonesia, pengeluaran
internet dan pengaruhnya dalam kelompok pendapatan perkapita rumah tangga
yang berbeda. Dengan menggunakan sample rumah tangga dan individu dalam
Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2015, dilakukan analisis
terhadap beberapa variabel yang dapat mewakili faktor-faktor yang berpengaruh
terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk TIK.
Dengan menggunakan teknik regressi OLS (Ordinary Least Square) robust
standard error, variabel bebas berupa pengeluaran rumah tangga untuk TIK
dipengaruhi secara signifikan oleh variabel-variabel bebas berupa pendapatan
rumah tangga, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jenis kelamin kepala rumah
tangga, jumlah anak yang bersekolah, status bekerja, bidang dan sektor pekerjaan
kepala rumah tangga. Faktor demografi seperti lokasi rumah tangga di desa/kota
dan regional Pulau Jawa&Bali serta faktor karakteristik penggunaan TIK dalam
rumah tangga seperti kepemilikan telepon rumah, jumlah anggota rumah tangga
yang menggunakan internet, dan jumlah nomor HP aktif dalam rumah tangga juga
secara signiftkan mempengaruhi pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk TIK. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






