Text
Kajian kesiapan sumber daya manusia paa implementasi kebijakan pengadaan barang dan jasa ramah lingkungan
KAJIAN KESIAP AN SUMBER DAY A MANUSIA PADA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
PENGADAAN BARANG DAN JASA RAMAH LINGKUNGAN
(Studi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007721 333.7 Fir k/R,25.46.1 Perpustakaan Pusat (REF.46.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Fir k/R,25.46.1Penerbit Magister Ilmu Lingkungan Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xiii, 143 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Fir kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Firmansyah -
KAJIAN KESIAP AN SUMBER DAY A MANUSIA PADA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
PENGADAAN BARANG DAN JASA RAMAH LINGKUNGAN
(Studi Kasus pada Pemerintah Kota Tangerang)
Pelaksanaan pengadaan barang/jasa di Kota Tangerang telah mengalami
kemajuan yang pesat pada lima tahun ke belakang. Tantangan ke depan yaitu
mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan salah satu caranya yaitu melalui
pengadaan barang/jasa ramah lingkungan. Untuk mendukung terlaksananya
kebijakan tersebut diperlukan komitmen serta perubahan perilaku seluruh
stakeholder, penyediaan sarana prasarana dan peningkatan kompetensi SDM.
Implementasi kebijakan tidak akan lepas dari peran SDM. Aspek manajerial dan
kompetensi dalam melaksanakan tugas sangat mempengaruhi implementasi
kebijakan. Oleh karena itu perlu dikaji mengenai kesiapan SDM dalam
melaksanakan kebijakan pengadaan barang/jasa ramah lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kebijakan dan tipe interaksi serta faktor yang
menyebabkan kesiapan implementor dan kelompok sasaran dalam
mengimplementasikan kebijakan pengadaan barang/jasa ramah lingkungan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Analisis Contextual Interaction Theory (CIT) digunakan untuk mengetahui
tipe interaksi para aktor dan faktor yang menyebabkan kesiapan dalam
mengimplementasikan kebijakan pengadaan barang/jasa ramah lingkungan. Objek
penelitian yaitu pada Dinas Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang
Hasil penelitian menunjukan dari 18 SKPD hanya enam SKPD yang
memiliki tipe interaksi kooperatif dalam implementasi kebijakan pengadaan
barang/jasa ramah lingkungan. Faktor utama yang menyebabkan kesiapan para
aktor yaitu kewajiban yang dimandatkan oleh peraturan perundangan, komitmen
para aktor, kriteria ekolabel, pendidikan dan pelatihan serta pemantauan dan
evaluasi. Faktor-faktor tersebut sangat mempengaruhi interaksi aktor dalam
mengimplementasikan kebijakan pengadaan barang/jasa ramah lingkungan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






