
Text
Jumlah Eritrosit dan Hematokrit Ayam Petelur Fase Akhir Produksi yang Diberi Ransum Mengandung Daun Pegagan (Centella asiatica L)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian tepung daun pegagan (Centella asiatica L) serta mengetahui dosis penggunaan yang dapat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan SKR000236 Skr.5552 Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas PeternakanJudul Seri -No. Panggil Skr.5552Penerbit Fapet Unpad : Sumedang., 2017 Deskripsi Fisik xiii, 44 hlm.: ilus.; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 636.514 2Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sepri Diana -
Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian tepung daun pegagan (Centella asiatica L) serta mengetahui dosis penggunaan yang dapat mempertahankan jumlah eritrosit dan hematokrit ayam petelur fase akhir produksi. Ayam petelur yang digunakan adalah strain Lohman Brown sebanyak 100 ekor berumur 20 bulan. Penelitian dilakukan selama 4 minggu bertempat di peternakan ayam petelur milik Bapak Iwan Hadiana di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Sumedang. Penelitian dilakukan secara Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (R0 = Ransum tanpa penambahan tepung daun pegagan, R1 = R0 + 2,5% tepung daun pegagan, R2 = R0 + 5% tepung daun pegagan dan R3 = R0 + 7,5% tepung daun pegagan) dan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun pegagan memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (P>00,5) pada jumlah eritrosit dan hematokrit ayam petelur fase akhir produksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian tepung daun pegagan sampai dosis 7,5% dalam ransum mampu mempertahankan jumlah eritrosit dan hematokrit ayam petelur fase akhir produksi.
Kata Kunci : Ayam petelur akhir produksi, pegagan, eritrosit, hematokrit.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






