Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengujian Aktivitas Antibakteri dari Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) Terhadap Beberapa Bakteri Penyebab Infeksi Kulit


Kayu manis adalah salah satu bahan alam yang telah lama digunakan sebagai penambah cita rasa dan pengawet untuk kue atau jenis makanan lainnya. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021081000132Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2186
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2186
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kayu manis adalah salah satu bahan alam yang telah lama digunakan sebagai penambah cita rasa dan pengawet untuk kue atau jenis makanan lainnya. Dilaporkan minyak atsiri yang terkandung di dalam kayu manis memiliki aktivitas antimikroba yang baik. Beberapa penelitian mengenai uji aktivitas antimikroba dari kayu manis terhadap beberapa bakteri dan jamur telah dilakukan. Namun, belum pernah dilaporkan mengenai pengujian aktivitas antibakteri dari kayu manis terhadap bakteri-bakteri penyebab infeksi kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri, menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etanol kayu manis terhadap genus Staphylococcus yang merupakan bakteri penyebab infeksi kulit dan nilai banding aktivitas antibakterinya dengan antibiotik pembanding neomisin sulfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi yang sama ekstrak etanol kayu manis menunjukan aktivitas terbesar terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan aktivitas terkecil terhadap Staphylococcus xylosus. Data KHM yang diperoleh adalah sebagai berikut : terhadap Staphylococcus aureus ATCC 11784 terletak diantara konsentrasi 1,25% - 1%; terhadap Staphylococcus aureus ATCC 1135 dan Staphylococcus warneri ATCC 3340 terletak diantara konsentrasi 1% - 0,75%; terhadap Staphylococcus haemolyticus ATCC 3741 terletak diantara konsentrasi 2% - 1,5%; terhadap Staphylococcus epidermidis ATCC 13228 terletak diantara konsentrasi 0,5% - 0,25% serta terhadap Staphylococcus xylosus ATCC 3342 terletak di antara konsentrasi 3,5% - 3 %. Nilai banding aktivitas antibakteri ekstrak etanol terhadap antibiotik neomisin sulfat pada Staphylococcus epidermidis adalah 1: 2,047.10 -4.

    Kata kunci: Aktivitas antibakteri, kayu manis, Staphlococcus sp.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi