
Text
Efek Antikolesterol Ekstrak Etanol Kubis (Brassica oleracea L.) dan Wortel (Daucus carota L.) Terhadap Tikus Putih Jantan Hiperkolesterolemia
Kubis (Brassica oleracea L.) dan wortel (Daucus carota L.) merupakan sayuran
yang secara empiris diketahui memiliki khasiat antikolesterol ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021081000103 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2149Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : ., 2008 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2149Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Kubis (Brassica oleracea L.) dan wortel (Daucus carota L.) merupakan sayuran
yang secara empiris diketahui memiliki khasiat antikolesterol sehingga dilakukan
penelitian untuk mengetahui efek antikolesterol ekstrak etanol kubis (Brassica
oleracea L.) dan wortel (Daucus carota L.) terhadap tikus putih jantan
hiperkolesterolemia. Pengujian dilakukan terhadap 6 kelompok hewan percobaan
yang masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus putih jantan galur Wistar, yaitu
kelompok kontrol normal, kelompok kontrol negatif (hiperkolesterolemia), dan
dua kelompok perlakuan ekstrak etanol kubis (Brassica oleracea L.) dengan dosis
34,27 mg/Kg BB dan 68,54 mg/Kg BB dan ekstrak etanol wortel (Daucus carota
L.) dengan dosis 188 mg/Kg BB dan 376 mg/Kg BB .Kedua ekstrak tanaman
diberikan secara oral selama 2 minggu terhadap hewan percobaan
hiperkolesterolemia yang diberi makanan kolesterol tinggi dan propiltiourasil
0,01%. Kadar kolesterol diukur menggunakan metode Enzymatic Photometric
Test CHOD-PAP. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan metode
Anava dan dilanjutkan dengan uji Newman Keuls dengan taraf kepercayaan 95%
menunjukkan perbedaan yang nyata antara kelompok perlakuan kontrol negatif
dengan kelompok perlakuan uji. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak
etanol kubis (Brassica oleracea L.) dan wortel (Daucus carota L.) selama 2
minggu memiliki efek antikolesterol.
Kata kunci: Efek antikolesterol, Kubis, Wortel, Hiperkolesterolemia -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






