Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Aktivitas Salep Anti Jamur Dengan Bahan Aktif Turunan Flavonoid dari Cassia fistula


Cassia fistula banyak dimanfaatkan oleh masyarakat secara tradisional untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi jamur. Penelitian mengenai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021081000092Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2136
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2136
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Cassia fistula banyak dimanfaatkan oleh masyarakat secara tradisional untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi jamur. Penelitian mengenai aktivitas anti jamur bahan aktif turunan flavonoid dari Cassia fistula terhadap Microsporum gypseum dan Candida albicans. Formulasi sediaan salep dilakukan dengan menggunakan variasi basis salep yaitu basis hidrofobik dan basis hidrofilik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan salep anti jamur yang efektif, stabil, dan aman. Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) dengan bahan aktif turunan flavonoid dari Cassia fistula terhadap Mycrosporum gypseum adalah pada konsentrasi 5 ppm, sedangkan terhadap Candida albicans adalah pada konsentrasi 15 ppm. Konsistensi, warna, dan bau sediaan stabil selama masa penyimpanan pada suhu kamar, akan tetapi viskositas pada salep hidrofobik mengalami peningkatan sedangkan pada salep hidrofilik mengalami penurunan. pH kedua sediaan tersebut pada suhu kamar mengalami penurunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sediaan salep hidofilik mampu menghambat pertumbuhan Mycrosporum gypseum. Uji banding dari sediaan tersebut terhadap blanko pada hari ke 0 sampai ke 90 yaitu sebesar 1:0,073; 1:0,178; 1:0,120; 1:0,115; 1:0,126; 1:0,124; dan 1:0,097. Analisis kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menunjukan bercak berwarna ungu pada Rf ( Ratio factor) 0,45, dan hasil pengujian keamanan sediaan salep anti jamur kepada sukarelawan memberikan hasil bahwa sediaan salep yang diformulasi tidak mengiritasi kulit.

    Kata kunci : Bahan aktif turunan flavonoid dari Cassia fistula, Salep, Microsporum gypseum, Candida albicans.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi