PEMODELAN REGRESI SPASIAL DENGAN PENDEKA TAN BOOTSTRAP RESIDUAL (Studi Kasus Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013)
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan sasaran utama bagi negara
berkembang dalam pelaksanaan pembangunan nasional, sehingga penting untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007355 519.5 Tik p/R.14.100 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 519.5 Tik p/R.14.100Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik x,;53 hlm ,;.29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 519.5 Tik pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi 2016Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab Tika Adiati -
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan sasaran utama bagi negara
berkembang dalam pelaksanaan pembangunan nasional, sehingga penting untuk
mengetahui faktor- faktor yang dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan
ekonomi. Terdapat berbagai metode dalam melakukan analisis tersebut,
diantaranya analisis regresi biasa maupun analisis regresi spasial. Analisis regresi
adalah suatu metode yang umum digunakan untuk menentukan faktor- faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan ekonomi apabila karakteristik antar daerah bersifat
homogen dan independen. Namun pertumbuhan ekonomi pada kabupatenlkota di
Provinsi Sulawesi Selatan tidak dapat diciptakan sepenuhnya dari dalam
kabupatenlkota itu sendiri, namun terjadi pula interaksi spasial dan hubungan
antar daerah yang menciptakan sinergi dalam pertumbuhan ekonomi, sehingga
muncul dependensi spasial, yang artinya antar daerah yang berdekatan saling
memiliki ketergantungan. Analisis regresi spasial dapat digunakan untuk
mengatasi masalah dependensi spasial tersebut. Spatial Autoregressive Model
(SAR), Spatial Error Model (SEM) merupakan bagian dari analisis spasial yang
bersifat global dengan pembobotan spasial dapat dilakukan berdasarkan
ketetanggaan lokasi pengamatan dengan lokasi pengamatan lainnya. Dalam
penelitian ini, pada identifikasi model digunakan uji Moran's I, dan uji Lagrange
Multiplier (LM). Untuk pemodelannya digunakan pendekatan residual bootstrap
dari Model SAR dan SEM. Berdasarkan studi kasus terhadap data pertumbuhan
ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan, pengujian Moran's I dan LM memberikan
hasil yang signifikan pada model Spatial Error Model (SEM). Pendapatan Asli
Daerah, dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






