Detail Cantuman

Image of Pengaruh Motivasi Internal dan Eksternal terhadap Diabetes Self Management di Wilayah Kecamatan Gombong Kab. Kebumen Prov. Jawa Tengah

 

Pengaruh Motivasi Internal dan Eksternal terhadap Diabetes Self Management di Wilayah Kecamatan Gombong Kab. Kebumen Prov. Jawa Tengah


Peningkatan jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) dan komplikasi yang
ditimbulkannya menunjukkan bahwa DM adalah masalah kesehatan yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007472610.73 Ern p/R22.79Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ern p/R22.79
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii, 114 hlm. ; ill. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Ern p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2015
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Peningkatan jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) dan komplikasi yang
    ditimbulkannya menunjukkan bahwa DM adalah masalah kesehatan yang serius di
    Indonesia. Meningkatkan kemampuan pasien DM dalam menjalankan self management
    menjadi salah satu upaya penting dalam pengontrolan komplikasi terkait DM. Diabetes self
    management dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya motivasi. Penelitian ini
    bertujuan untuk menganalisis dimensi kebutuhan dan keyakinan sebagai indikator yang
    menggambarkan motivasi internal, menganalisis dimensi penghargaan dan harga diri
    sebagai indikator yang menggambarkan motivasi eksternal, dan menganalisis dimensi diet,
    aktivitas fisik, pemeriksaan rutin, konsumsi obat dan perawatan kaki yang menggambarkan
    diabetes self management serta menganalisis pengaruh motivasi internal dan ekstemal
    terhadap perilaku diabetes self management pada penderita DM tipe 2 di Wilayah
    Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen.

    Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 92 penderita DM Tipe 2 di
    Wilayah Puskesmas Gombong yang diambil dengan proporsional sampling. Data
    dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik demografi, Treatment Self-Regulation
    Questionnaire (TSRQ) dan The Summary of Diabetes Self Care Activities (SDSCA). Data
    dianalisis dengan analisis multivariabel Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan
    alat bantu software Partial Least Square (Smart-P LS).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi kebutuhan (loading factor =0,989) dan
    keyakinan (loading factor=O,989) mampu menggambarkan motivasi internal, dimensi
    penghargaan (loading factor=O,925) dan harga diri (loading factor=O,800) mampu
    menggambarkan motivasi ekstemal. Dimensi diet, aktivitas fisik, pemeriksaan rutin,
    konsumsi obat, dan perawatan kaki mampu menggambarkan variabel diabetes self
    . management dengan baik. Ada pengaruh yang signifikan antara motivasi internal dan
    eksternal yang digambarkan oleh indikator dengan diabetes self management (t-statistik =
    3,799 dan 3,117). Motivasi internal dan eksternal keduanya berpengaruh signifikan dan
    memberikan pengaruh sebesar 43,10% terhadap diabetes self management (R2=O,431).

    Motivasi internal dan eksternal mempunyai pengaruh signifikan terhadap diabetes
    self management, maka penting bagi perawat komunitas sebagai motivator untuk
    mengoptimalkan sumber motivasi internal (dimensi kebutuhan dan keyakinan) serta sumber
    motivasi eksternal (dimensi penaharaaan dan harga diri) sebagai upaya menin~k~tkM
    motivasi penderita DM tipe 2 dalam pelaksanaan diabetes self-management
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi