Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antioksidan Atsiri Herba rosemary (Rosmarinus officinalis L.)


Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas sehingga kerusakan sel dapat dihambat. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021081000019Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2049
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2049
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas sehingga kerusakan sel dapat dihambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan minyak atsiri herba rosemary. Pengujian aktivitas antioksidan ini dilakukan dengan berbagai konsentrasi minyak atsiri herba rosemary (Rosmarinus officinalis L.) menggunakan metode DPPH (1,1-difenil 2-pikrilhidrazil) yaitu dengan mengukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer sinar tampak. Identifikasi komponen minyak atsiri dilakukan dengan kromatografi gas - spektroskopi massa. Minyak atsiri herba rosemary yang diperoleh dari hasil distilasi Stahl menunjukkan kadar 0,97% (v/b). Dari hasil penelitian diperoleh nilai IC50 minyak atsiri herba rosemary sebesar 0,489% dan nilai IC50 vitamin E sebagai pembanding sebesar 0,0008%. Komponen terbesar dari minyak atsiri herba rosemary antara lain 1,8-sineol (27,43%), a-pinen (25,38%), geraniol (7,42%), verbenon (6,92%) dan bornil asetat (6,46%).


    Kata kunci : antioksidan, minyak atsiri rosemary, DPPH
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi