Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Pelepasan Asetosal dari Sediaan Gel Transdermal Dengan Peningkat Penetrasi Natrium Lauril Sulfat


Telah dilakukan penelitian mengenai uji pelepasan asetosal dari sediaan gel transdermal dengan natrium lauril sulfat sebagai peningkat penetrasi. Gel ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021081000011Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2041
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2041
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian mengenai uji pelepasan asetosal dari sediaan gel transdermal dengan natrium lauril sulfat sebagai peningkat penetrasi. Gel dibuat dari basis Aqupec HV-505 dengan penambahan variasi konsentrasi natrium lauril sulfat 0% (F0); 0,3% (F1); 0,5% (F2); 1% (F3); dan 2% (F4). Uji pelepasan asetosal dari sediaan gel hasil formulasi dilakukan dengan metode sel difusi Franz termodifikasi menggunakan membran kulit tikus, sedangkan evaluasi dari sediaan gel diuji secara organoleptis, pH, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien laju pelepasan asetosal dari F0, F1, F2, F3, dan F4 berturut-turut adalah 0,005; 0,008; 0,010; 0,013; dan 0,010 mg/cm2.menit, sedangkan pelepasan asetosal berturut-turut adalah 28,37; 50,64; 59,50; 76,97; dan 56,89%. Hasil evaluasi dari sediaan menunjukkan semua formula gel stabil pada suhu 40oC selama waktu penyimpanan 28 hari.

    Kata kunci: transdermal, asetosal, natrium lauril sulfat, sel difusi Franz
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi