
Text
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Beberapa Fraksi dari Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa Linn.) Secara In Vitro
Penggunaan kelopak rosela sebagai minuman kesehatan mulai banyak dikenal di masyarakat karena dipercaya memiliki khasiat sebagai antioksidan, untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021081000006 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2036Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : ., 2008 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2036Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Penggunaan kelopak rosela sebagai minuman kesehatan mulai banyak dikenal di masyarakat karena dipercaya memiliki khasiat sebagai antioksidan, untuk itu dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari kelopak bunga rosela yang tumbuh di Indonesia. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak etanol, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa Linn.) secara in vitro dilakukan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil 2-pikrilhidrazil) yang diukur dengan spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 502, 522, dan 542 nm. Konsentrasi bahan uji yang digunakan yaitu 15,625, 31,25, 62,5, 125, dan 250 bpj. Data statistik menunjukkan bahwa interaksi antara bahan uji dan konsentrasi memberikan pengaruh yang nyata terhadap penghambatan DPPH (a 0,05 dan a 0,01). Aktivitas antioksidan terbesar dimiliki oleh ekstrak etanol dengan nilai Inhibition Concentration 50% (IC50) yaitu 68,84 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






