
Text
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sukun (Artocarpus altilis Parkins.) Fosbberg) Terhadap Bakteri Escherichia coli, Bacillus subtilis dan Jamur Candida albicans, Microsporum gypsium
Sukun (Artocarpus altilis) merupakan suatu jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah tropik. Daun sukun yang telah kuning mengandung fenol, kuersetin dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021081000004 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2027Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : ., 2008 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2027Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Sukun (Artocarpus altilis) merupakan suatu jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah tropik. Daun sukun yang telah kuning mengandung fenol, kuersetin dan kamferol. Secara empirik, daun sukun dapat berkhsiat sebagai obat penyembuh penyakit kulit, seperti gatal-gatal, borok, luka, kulit pecah-pecah dan infeksi kulit lainnya. Daun sukun juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dan menghilangkan asma. Kunyahan daun sukun muda, sering digunakan untuk menetralisir kandungan racun dalam makanan. Berdasarkan fenomena tersebut, maka penelitian ini bertujuan mengetahui adanya aktivitas antimikroba ekstrak etanol daun sukun terhadap bakteri Escherichia coli, Bacillus subtilis dan jamur Candida albicans, Microsporum gypsium. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar. Ekstrak etanol daun sukun diencerkan dengan berbagai konsentrasi menggunakan pelarut DMSO. Sebanyak 50 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






