Analisis Faktor-Faktor Yang mempengaruhi Penyaluran Kredit Pada Bank Perkreditan Rakyat (Studi kasus pada BPR di Wilayah Kerja JK Cirebon)
Bank Pekreditan Rakyat sesuai undang - undang perbankan merupakan
salah satu jenis bank yang kegiatan utamanya menghimpun dana dan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007319 332.1 Inn a/R.12.13 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 332.1 Inn a/R.12.13Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik vi, 108 hlm. Ilus ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 332.1Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi 2016Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab Inne Meliani Sugiarto -
Bank Pekreditan Rakyat sesuai undang - undang perbankan merupakan
salah satu jenis bank yang kegiatan utamanya menghimpun dana dan
menyalurkan kredit. Kredit merupakan sumber pendapatan utama guna
kesinambungan usahanya, sehingga penyaluran kredit adalah hal yang penting
bagi Bank Perkreditan Rakyat. Kemampuan menyalurkan kredit oleh perbankan
dipengaruhi oleh berbagai hal yang dapat ditinjau dari sisi internal dan eksternal
bank. Dari sisi internal bank terutama dipengaruhi oleh kemampuan bank dalam
menghimpun dana dari masyarakat dan penetapan tingkat suku bunga sedangkan
dari si si eksternal bank dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, peraturan pemerintah
dan lain-lain
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh suku bunga kredit
(SBK), tingkat kecukupan modal yang dihitung dalam nilai capital adequency
ratio (CAR), jumlah simpanan masyarakat (dana pihak ketiga), dan jumlah kredit
non lancar (Non Performing Loan) terhadap penyaluran kredit. Penelitian di
lakukan pada Bank Perkreditan Rakyat di wilayah OJK Cirebon dari triwulan
pertama tahun 2013 sampai dengan triwulan kedua tahun 2015.
Secara simultan tingkat suku bunga kredit, tingkat kecukupan modal, jumlah
simpanan masyarakat dan jumlah kredit non lancar berpengaruh signifikan
terhadap penyaluran kredit pada Bank Perkreditan Rakyat di wilayah kerja OJK
Cirebon. Secara parsial mendapatkan hasil yang bervariasi yaitu menunjukkan
bahwa suku bunga kredit mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap
penyaJuran kredit, Capital Adequency Ratio (CAR) mempunyai pengaruh positif
tidak signifikan terhadap penyaluran kredit, jumlah simpanan masyarakat (dana
pihak ketiga) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap penyaluran kredit,
danjumlah kredit non lancar (non performing loan) mempunyai pengaruh negatif
signifikan terhadap penyaluran kredit. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






