Detail Cantuman

Image of Perbandingan Posisi SEmirecumbent 30 Derajat Dengan 45 Derajat Terhadap Volume Tidal Paru Dan SpO2 Pada Pasien Terpasang Ventilasi Mekanik Mode PS Dan CPAP Di RSUP Dr, Hasan Sadikin Bandung

 

Perbandingan Posisi SEmirecumbent 30 Derajat Dengan 45 Derajat Terhadap Volume Tidal Paru Dan SpO2 Pada Pasien Terpasang Ventilasi Mekanik Mode PS Dan CPAP Di RSUP Dr, Hasan Sadikin Bandung


Posisi semirecumbent 30° dan 45° merupakan intervensi yang
direkomendasikan untuk diberikan kepada pasien terpasang ventilasi mekanik

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700276610.73 Fai P/R.22.82Perpustakaan Pusat (REF.82)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Fai P/R.22.82
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 85 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Fai P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Posisi semirecumbent 30° dan 45° merupakan intervensi yang
    direkomendasikan untuk diberikan kepada pasien terpasang ventilasi mekanik
    dalam rangka meningkatkan fungsi paru. Namun belum diketahui posisi manakah
    yang paling optimal memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume
    tidal dan saturasi oksigen. Volume tidal dan saturasi oksigen yang optimal sangat
    berpengaruh terhadap hasil klinis pasien terpasang ventilasi mekanik. Volume
    tidal yang tidak optimal berpotensi menimbulkan atelektasis dan kegagalan dalam
    proses weaning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan volume
    tidal dan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilasi mekanik pada posisi
    semirecumbent 30° dan 45° di RSVP Dr. Hasan Sadikin Bandung.

    Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan rancangan
    penelitian menggunakan time series design terhadap 19 responden dengan tehnik
    sampel consecutive sampling. Setiap responden diukur volume tidal dan saturasi
    oksigen 15 menit, 30 menif, 45 menit dan 60 menit setelah diberikan po si si
    semirecumbent 30° dan 45°. Uji normalitas dengan shapirowilk dan uji statistik
    yang di gunakan adalah uji altematiffiredman test dan dilanjutkan dengan analisa
    post hoc wilcoxon.

    Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan nilai volume
    tidal posisi semirecumbent 30° dan semirecumbent 45° dengan nilai p value =
    0,013 pada mode PS dan tidak pada mode CPAP. Tidak ada perbedaan pada
    saturasi oksigen posisi semirecumbent 30° dan semirecumbent 45° dengan nilai p
    value >0,05 pada alpha sebesar 5% mode PS dan CPAP.

    Berdasarkan dari hasil penelitian, posisi semirecumbent 30° dan
    semirecumbent 45° mampu meningkatkan volume tidal dan saturasi oksigen pada
    pasien terpasang ventilasi mekanik sehingga perlu menjadi pertimbangan dalam
    merawat pasien terpasang ventilasi mekanik untuk mencegah atelektasis dan
    hipoksia jaringan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi