Detail Cantuman

Image of Pengaruh Self Help Group Terhadap Aktivitas Perawatan Diri Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Cilawu Kabupaten  Garut

 

Pengaruh Self Help Group Terhadap Aktivitas Perawatan Diri Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Cilawu Kabupaten Garut


Penyakit kronik seperti hipertensi membutuhkan kemampuan penderitanya
dalam mengelola proses penyakit untuk jangka waktu lama, bahkan seumur ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700227310.73 Vit P/R.22.2Perpustakaan Pusat (REF.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    310.73 Vit P/R.22.2
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 118 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    310.73 Vit P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penyakit kronik seperti hipertensi membutuhkan kemampuan penderitanya
    dalam mengelola proses penyakit untuk jangka waktu lama, bahkan seumur hidup.
    Ketidakpatuhan terhadap program perawatan diri merupakan masalah utama dalarn
    pengelolaan hipertensi, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan aktivitas
    perawatan diri yang meliputi (l) kepatuhan terhadap pengobatan, (2) pengaturan
    diet, (3) olah raga, (4) manajemen berat badan, (5) berhenti merokok, dan (6)
    mengurangi konsumsi alkohol. Salah satu metode untuk meningkatkan kemampuan
    penderita hipertensi agar mampu melakukan perawatan diri dapat dilakukan dengan
    pendekatan kelompok (self help group). Penelitian ini bertujuan untuk melihat
    pengaruh self help group terhadap aktivitas perawatan diri penderita hipertensi di
    wilayah kerja Puskesmas Cilawu Kabupaten Garut.

    Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan
    pendekatan pre-post test control group design menggunakan instrumen H-Scale,
    dilakukan pada minggu pertama dan minggu kelima baik kelompok intervensi
    (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Analisa data dilakukan secara univariat dan
    bivariat.

    Skor rerata aktivitas perawatan diri pada kelompok intervensi mengalami
    peningkatan gain score 42,67 sedangkan kelompok kontrol 12,23. Hasil uji t­
    independent didapatkan niIai p-value=O,OO «0,05), sehingga dapat disimpulkan
    bahwa program self help group berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas
    perawatan diri penderita hipertensi.

    Berdasarkan hasil tersebut diatas, program self help group efektif
    meningkatkan aktivitas perawatan diri penderita hipertensi, sehingga program ini
    disarankan dapat diterapkan pada group lainnya sebagai bagian dari program
    pengendalian penyakit tidak menular untuk membantu masyarakat meningkatkan
    kemampuan merawat diri sebagai upaya dalam mencegah terjadinya masalah yang
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi