Detail Cantuman

Image of Perbedaan Nilai Saturasi Oksigen (SpO2) Berdasarkan Ukuran Kateter Suction Pada Tindakan Open Sucion Di Ruang General Intensive Care Unit RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

 

Perbedaan Nilai Saturasi Oksigen (SpO2) Berdasarkan Ukuran Kateter Suction Pada Tindakan Open Sucion Di Ruang General Intensive Care Unit RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung


Latar Belakang: Tindakan suction endotracheal merupakan intervensi yang
sering dilakukan oleh perawat dan vital manfaatnya untuk pasien ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700104610.73 Nof p/R.22.157Perpustakaan Pusat (REF.157)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Nof p/R.22.157
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 90hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Nof p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Latar Belakang: Tindakan suction endotracheal merupakan intervensi yang
    sering dilakukan oleh perawat dan vital manfaatnya untuk pasien kritis. Meskipun
    demikian, desaturasi oksigen sering menjadi komplikasi dalam tindakan suction
    endotracheal sistem terbuka. Oleh karena itu, perawat harus melakukan tindakan
    untuk meminimalkan desaturasi oksigen tersebut. Salah satu upaya yang dapat
    dilakukan adalah dengan cara pemilihan penggunaan ukuran kateter suction yang
    tepat.

    Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan selisih nilai saturasi
    oksigen antara penggunaan ukuran kateter suction 12 Fr dan 14 Fr.

    Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan desain
    pre test and post test nonequivalent control group. Teknik pengambilan sampel
    dengan purposive sampling, ukuran sampel 34 orang dibagi menjadi dua
    kelompok. Kelompok pertama mendapatkan intervensi suction endotracheal
    menggunakan ukuran 12 Fr, kelompok kedua menggunakan ukuran 14 Fr. Semua
    responden diukur saturasi oksigenya menggunakan pulse oxymeter sebelum
    tindakan suction dan segera setelahnya.

    Hasil: Terjadi penurunan saturasi oksigen pada kedua kelompok, ukuran 14 Fr
    menurunkan saturasi oksigen lebih banyak (2,18 %) daripada 12 Fr (1,18 %)
    dengan nomor ETT responden 7 mm. T erdapat perbedaan rerata selisih saturasi
    oksigen yang bermakna antara kelompok 12 Fr dan 14 Fr (p=0.001), a = 0,025. Hal
    ini karena semakin besar ukuran kateter suction akan semakin mempersempit
    lumen ETT untuk masuknya udara atmosfir dan memperbesar oksigen paru yang
    terhisap.

    Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna pada rerata selisih saturasi
    oksigen antara kelompok 12 Fr dan 14 Fr.

    Saran: Melakukan suction endotracheal pada ETT nomor 7 mm sebaiknya
    menggunakan ukuran 12 Fr.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi