Biosintesis Peptida Epitop M2e-K-P25 Kandidat Vaksin Influenza Universal Dalam Escherichia coli
Indonesia menempati urutan pertama untuk daftar kasus flu burung di dunia. Vaksin
konvensional yang benar-benar efektif untuk menghentikan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700423 572 Ina B Perpustakaan Pusat (REF.14.177) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 572 Ina B/R.14.177Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xvi, 62 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 572 Ina BTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Inayah, Siti Nur -
Indonesia menempati urutan pertama untuk daftar kasus flu burung di dunia. Vaksin
konvensional yang benar-benar efektif untuk menghentikan penyebaran flu burung
sampai saat ini belum ditemukan karena tingginya tingkat mutasi virus influenza A.
Perkembangan vaksin berbasis epitop menawarkan berbagai keunggulan seperti
kapasitas produksi yang efektif dalam skala besar dan spesifisitas tinggi dalam
membangkitkan respon imun pada epitop lestari. Virus influenza memiliki
ektodomain protein transmembran (M2e) yang bersifat lestari yang dikenali oleh
antibodi monoklonal pengharnbat replikasi virus influenza A pada sel model.
Sementara itu, epitop sel T penolong P25 (KLIPNASLIENCTKAEL) merupakan
epitop yang mudah dikenali oleh sel T penolong. Gabungan antara epitop M2e dan
P25 untuk vaksin influenza berbasis epitop memungkinkan sebagai kandidat vaksin
influenza universal. Pada penelitian ini epitop M2e-K-P25 (MP) akan diekspresikan
dalam bentuk protein fusi dengan intein dalam Escherichia coli. Gen pengode MP
dioptimasi sesuai dengan kodon preferensi E. coli dan disintesis. Gen MP kemudian
dikonstruksikan dengan vektor ekspresi pTYB21 dan dikloning dalarn E. coli
TOPlOF'. Berbagai galur E. coli inang ekspresi digunakan untuk tes ekspresi MP.
Selah itu dilakukan ekspresi MP skala besar dalarn E. coli galur ER2566 dan BL21
(DE3) Arctic Express. Protein fusi intein-MP diekspresikan di dalam kedua galur
tersebut dalam bentuk protein terlarut. Epitop MP kemudian dimumikan dengan
sistem pemurnian dimediasi intein. Perolehan total protein yang mengandung epitop
MP dari 1 L kultur E. coli BL21 (DE3) Arctic express adalah 745,86 mg dan dari
E. coli ER2566 adalah 694,44 mg, dengan jumlah epitop MP setelah dimurnikan
12,77 mg dan 17,07 mg secara berurutan. Fraksi hasil pemumian menunjukkan pita
protein MP pada trisin SDS-PAGE. Pada spektroskopi massa epitop MP terdeteksi
sebagai spesi [M-5H]-5 pada mlz 798,5582 sma.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






