<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47557">
 <titleInfo>
  <title>Biosintesis Peptida Epitop M2e-K-P25 Kandidat Vaksin Influenza Universal Dalam Escherichia coli</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Inayah, Siti Nur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi, 62 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia menempati urutan pertama untuk daftar kasus flu burung di dunia. Vaksin &#13;
konvensional yang benar-benar efektif untuk menghentikan penyebaran flu burung ­ &#13;
sampai saat ini belum ditemukan karena tingginya tingkat mutasi virus influenza A. &#13;
Perkembangan vaksin berbasis epitop menawarkan berbagai keunggulan seperti &#13;
kapasitas produksi yang efektif dalam skala besar dan spesifisitas tinggi dalam &#13;
membangkitkan respon imun pada epitop lestari. Virus influenza memiliki &#13;
ektodomain protein transmembran (M2e) yang bersifat lestari yang dikenali oleh &#13;
antibodi monoklonal pengharnbat replikasi virus influenza A pada sel model. &#13;
Sementara itu, epitop sel T penolong P25 (KLIPNASLIENCTKAEL) merupakan &#13;
epitop yang mudah dikenali oleh sel T penolong. Gabungan antara epitop M2e dan &#13;
P25 untuk vaksin influenza berbasis epitop memungkinkan sebagai kandidat vaksin &#13;
influenza universal. Pada penelitian ini epitop M2e-K-P25 (MP) akan diekspresikan &#13;
dalam bentuk protein fusi dengan intein dalam Escherichia coli. Gen pengode MP &#13;
dioptimasi sesuai dengan kodon preferensi E. coli dan disintesis. Gen MP kemudian &#13;
dikonstruksikan dengan vektor ekspresi pTYB21 dan dikloning dalarn E. coli &#13;
TOPlOF'. Berbagai galur E. coli inang ekspresi digunakan untuk tes ekspresi MP. &#13;
Selah itu dilakukan ekspresi MP skala besar dalarn E. coli galur ER2566 dan BL21 &#13;
(DE3) Arctic Express. Protein fusi intein-MP diekspresikan di dalam kedua galur &#13;
tersebut dalam bentuk protein terlarut. Epitop MP kemudian dimumikan dengan &#13;
sistem pemurnian dimediasi intein. Perolehan total protein yang mengandung epitop &#13;
MP dari 1 L kultur E. coli BL21 (DE3) Arctic express adalah 745,86 mg dan dari &#13;
E. coli ER2566 adalah 694,44 mg, dengan jumlah epitop MP setelah dimurnikan &#13;
12,77 mg dan 17,07 mg secara berurutan. Fraksi hasil pemumian menunjukkan pita &#13;
protein MP pada trisin SDS-PAGE. Pada spektroskopi massa epitop MP terdeteksi &#13;
sebagai spesi [M-5H]-5 pada mlz 798,5582 sma. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Inayah, Siti Nur</note>
 <subject authority="">
  <topic>Vaksin influenza universal  Siti Nur Inayah</topic>
 </subject>
 <classification>572 Ina B</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>572 Ina B/R.14.177</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700423</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.177)</sublocation>
    <shelfLocator>572 Ina B</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47557</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 04:36:55</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-04 09:01:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>