Detail Cantuman

Image of Pengaruh Parenting From Inside Terhadap Derajat Parenting Stress pada Incarcerated Mother di Lapas Wanita Klas II A Bandung

 

Pengaruh Parenting From Inside Terhadap Derajat Parenting Stress pada Incarcerated Mother di Lapas Wanita Klas II A Bandung


Dhini Andriani. Pengaruh Parenting from Inside terhadap Derajat Parenting
Stress pada Incarcerated Mother di Lapas Wanita KJas IIA Bandung ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700321155.904 2 And p/R.19.136Perpustakaan Pusat (REF.19.136)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.904 2 And p/R.19.136
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix,;201 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.904 2 And p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dhini Andriani. Pengaruh Parenting from Inside terhadap Derajat Parenting
    Stress pada Incarcerated Mother di Lapas Wanita KJas IIA Bandung

    Selama berada di lapas incarcerated mother harus berpisah dengan anak
    mereka. Perpisahan dengan anak membuat mereka tidak dapat mengasuh anak
    secara langsung menimbulkan parenting stress. Salah satu intervensi untuk
    mengatasi parenting stress yang dial ami oleh incarcerated mother adalah
    parenting from inside atau PFI, yaitu suatu program yang dibuat untuk menolong
    mempertahankan hubungan ibu-anak selama ibu berada di dalam penjara (Loper
    et aI, 2005). Parenting from inside menggunakan prinsip cognitive-behavioral
    therapy dan teori attachment yang bertujuan untuk membantu ibu meregulasi
    emosi, mengembangkan komunikasi yang sesuai dengan perkembangan melalui
    kunjungan, surat, dan telepon, dan kolaborasi pemecahan masalah dengan
    pengasuh (Tuerk, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
    parenting from inside terhadap derajat parenting stress pada incarcerated mother
    di Lapas Wanita Klas HA Bandung.

    Penelitian ini menggunakan single group pre-test-post-test study.

    Seminggu setelah post-test dilakukan pengukuran kembali. Alat ukur yang
    digunakan adalah parenting stress index atau PSI (Abidin, 1995) (r = 0,892) dan
    parenting allliance measure atau PAM (Abidin & Konold, 1999) (r = 0,885).
    Enam sesi parenting from inside diberikan kepada tiga incarcerated mother di
    Lapas Wanita Klas HA Bandung.

    Hasilnya menunjukkan bahwa parenting from inside menurunkan derajat
    parenting stress pada incarcerated mother. Secara umum partisipan penelitian
    memiliki penilaian yang sama mengenai parenting stress yang berkaitan dengan
    competence, attachment, depression, dan health. Sementara itu, setiap partisipan
    memiliki persepsi yang berbeda terhadap parenting stress yang berkaitan dengan
    . isolation, role restriction, dan spouse/ parenting partner relationship. Subscale

    pada PSI yang masih dikategorikan cenderung tinggi setelah pemberian PFI
    adalah depression yang berkaitan perasaan bersalah terkait pengasuhan. Parenting
    from inside tidak berpengaruh terhadap derajat parenting alliance karena sejak
    awal pengukuran, partisipan telah mempersepsi bahwa mereka memiliki ikatan
    pengasuhan yang baik dengan pengasuh anak di rumah. Sesi kedua yaitu sesi
    pemberian pengetahuan mengenai perkembangan anak, bagaimana berkomunikasi
    dengan anak, dan umpan balik mengenai selama ini partisipan berkomunikasi
    dengan anak; serta sesi ketiga dibagian partisipan merencanakan panggilan
    telepon memiliki peran penting terhadap penurunan derajat parenting stress.
    Partisipan merasa mampu menjalankan peran sebagai orang tua karena memiliki
    pengetahuan mengenai perkembangan anak dan bagaimana berkomunikasi dengan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi