Detail Cantuman

Image of Analisis Fundamental : Valuasi Nilai Intrinsik Saham PT Bank Mandiri (Persero) TBK Dengan Pendekatan Dividend Discount Model (DDM) Dan Relative Valuation

 

Analisis Fundamental : Valuasi Nilai Intrinsik Saham PT Bank Mandiri (Persero) TBK Dengan Pendekatan Dividend Discount Model (DDM) Dan Relative Valuation


ANALISIS FUNDAMENTAL: VALUASI NILAI INTRINSIK SAHAM PT
BANK MANDIRI (PERSERO) TBK DENGAN PENDEKA TAN DIVIDEND
DISCOUNT MODEL (DDM) ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700109332.6 nov aPerpustakaan Pusat (REF.12.25)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    332.6 nov a/R.12.25
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 145 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    332.6
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ANALISIS FUNDAMENTAL: VALUASI NILAI INTRINSIK SAHAM PT
    BANK MANDIRI (PERSERO) TBK DENGAN PENDEKA TAN DIVIDEND
    DISCOUNT MODEL (DDM) DAN RELATIVE VALUATION

    ABSTRAK

    Meskipun kinerja beberapa indikator makro (laju iflasi, tingkat kurs dan
    suku bunga) pada tahun 2013 tidak memuaskan dan diikuti oleh situasi pasar
    modal yang overheated, hingga kuartal I 2014 saham industri perbankan
    merupakan saham yang paling banyak diminati oleh investor. Berdasarkan catatan
    IDX Quarterly Statistic 2014, empat emiten bank terbesar di Indonesia, di
    antaranya BBRI, BMRI, BBNI dan BBCA merupakan empat saham blue chip
    yang diburu oleh investor.

    PT Bank Mandiri (persero) Tbk merupakan bank BUMN yang memiliki
    total aset terbesar dan memiliki banyak prestasi gemilang. Keaktifan Bank Mandiri
    untuk melakukan pertumbuhan anorganik menjadi daya tarik tersendiri bagi
    investor untuk berinvestasi. Dengan berbagai prestasi yang dimilikinya tersebut,
    Bank Mandiri diprediksi akan tetap menjadi saham yang diburu investor, terutama
    investor jangka panjang. Namun, sebelum membuat keputusan investasi, investor
    perlu melakukan penilaian saham terlebih dahulu agar tujuan investasi untuk
    memperoleh keuntungan di masa yang akan datang dapat dicapai.

    Penilaian saham BMRI ini dilakukan dengan melakukan analisis
    fundamental dengan pendekatan top down approach. Setelah itu, nilai wajar
    BMRI dihitung dengan metode Dividend Discount Model (DDM) dan Relative
    Valuation. Hasil dari perhitungan tersebut menunjukkan bahwa saham BMRI
    berada dalam kondisi undervalue jika dibandingkan dengan harga pasar.
    Berdasarkan analisis fundamental dan perhitungan tersebut, maka saham BMRI
    layak dijadikan sebagai pilihan investasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi