Detail Cantuman

Image of Produksi Biogas Dari Sampah Makanan Rumah Tangga Sebagai pengganti LPG (Dalam Perspektif Teknologi - Sosial - Ekonomi : Studi Kasus Di kelurahan Cibangkong)

 

Produksi Biogas Dari Sampah Makanan Rumah Tangga Sebagai pengganti LPG (Dalam Perspektif Teknologi - Sosial - Ekonomi : Studi Kasus Di kelurahan Cibangkong)


Penelitian studi kasus terkait produksi biogas dari sampah makanan rumah
tangga sebagai pengganti LPG telah selesai dilaksanakan. Penelitian ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700387333.7 Ami P/R.25.24Perpustakaan Pusat (REF.24)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Ami P/R.25.24
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;119 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Ami P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian studi kasus terkait produksi biogas dari sampah makanan rumah
    tangga sebagai pengganti LPG telah selesai dilaksanakan. Penelitian ini mengambil
    lokasi di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal. Penelitian ini bertujuan
    untuk mengidentifikasi volume dan kandungan metana dari biogas, kelayakan
    ekonomi produksi biogas serta penerimaan komunitas masyarakat yang ada di
    Kelurahan Cibangkong. Secara keseluruhan, 4 digester (1 tipe fixed dome dan 3 tipe
    portable) dan 121 warga yang mewakili RW 8 dan RW 11 di kelurahan Cibangkong
    dilibatkan dalam penelitian. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan
    kualitatif dimana metode kuantitatif menjadi metode yang dominan. Volume biogas
    dari keempat digester per 1 kg bahan asupan adalah 217,95 L, 209,75 L, 227,62 L
    dan 156,40 L. Kandungan metana yang terkandung dalam biogas tersebut masing­
    masing adalah 66,71 %,55,76 %, 60,16 % dan 65,83 %. Namun, produksi biogas dari
    sampah makanan di Cibangkong masih tidak layak dari segi ekonomi. Di sisi lain,
    penerimaan komunitas didominasi oleh aspek procedural justice dibandingkan
    dengan aspek lainnya (distributional justice dan trust).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi