Detail Cantuman

Image of Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kota Bandung (Studi Kasus RW 14 Kelurahan Tamansari dan RW 08 Kelurahan Cikutra)

 

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kota Bandung (Studi Kasus RW 14 Kelurahan Tamansari dan RW 08 Kelurahan Cikutra)


PENGELOLAANSAMPAHRUMAHTANGGA
DIKOTABANDUNG

(Studi Kasus RW 14 Kelurahan Tamansari dan RW 08 Kelurahan Cikutra)

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700237333.7 Hus P/R.25.53Perpustakaan Pusat (REF.53)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Hus P/R.25.53
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;130 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Hus P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGELOLAANSAMPAHRUMAHTANGGA
    DIKOTABANDUNG

    (Studi Kasus RW 14 Kelurahan Tamansari dan RW 08 Kelurahan Cikutra)

    ABSTRAK

    Permasalahan sampah umumnya merupakan masalah klasik kota-kota besar di
    Indonesia, (yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi). Permasalahan
    sampah perkotaan ini dial ami pula oleh Pemerintah Kota Bandung. Pada tahun 2009
    pemerintah Kota Bandung bennitra dengan pihak swasta dan lembaga swadaya
    masyarakat membentuk suatu program bemama Bandung Green and Clean (BGC).
    Salah satu hal yang menjadi topik perhatian program BGC adalah mengenai
    permasalahan sampah di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
    bagaimana komposisi dan karakteristik sampah yang ada di lokasi penelitian, berapa
    banyak volume sampah yang dapat diolah, bagaimana pengelolaan sampah yang
    dilakukan, manfaat yang dapat diambil dari pengelolaan sampah serta faktor-faktor
    yang menyebabkan pengelolaan sampah di RW 14 Tamansari berhasil sedangkan di
    RW 08 Cikutra tidak berhasil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
    kombinasi (mixed methode) kualitatif dan kuantitatif, dengan dominant-less dominant
    design, dimana penelitian kualitatif dominan dan pene1itian kuantitatif kurang
    dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi dan karakteristik sampah
    yang dihasilkan baik pada RW 14 Kelurahan Tamansari maupun RW 08 Kelurahan
    Cikutra, jenis sampah organik merupakan jenis sampah yang memiliki persentase
    terbesar. Volume sampah yang dapat diolah pada RW, 14 Kelurahan Tamansari yaitu
    sebesar 68% dan 32% sisanya di buang ke TPS. Pada RW 08 Kelurahan Cikutra
    volume sampah yang dapat diolah yaitu sebesar 4% dan 96% sisanya di buang ke
    TPS. Pengelolaan sampah di RW 14 Kelurahan Tamansari meliputi kegiatan
    pengomposan untuk sampah organik me1alui takakura dan biopori, daur ulang
    sampah anorganik melalui pembuatan kerajinan, urban farming, dan Bank Sampah.
    Pengelolaan sampah di R W 08 Kelurahan Cikutra pemah dilakukan pada tahun 2009-
    2010 dan tahun 2011 sampai sekarang tidak ada jenis kegiatan pengelolaan sampah
    apapun yang dilakukan. Faktor-faktor pendorong terhadap pencapaian keberhasilan
    pengelolaan sampah di R W 14 Kelurahan Tamansari meliputi tingginya tingkat
    partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang mendukung, pendanaan,
    manajemen serta faktor peraturan yang dibuat dan diberlakukan pada warga terkait
    pengelolaan s amp ah. Di R W 08 Kelurahan Cikutra, rendahnya tingkat partisipasi
    warga, kurangnya sarana dan prasarana, tidak adanya sumber dana lain juga tidak
    adanya peraturan tertulis maupun tidak tertulis terkait pengelolaan sampah menjadi
    faktor penghambat terhadap keberhasilan pengelolaan sampah di masyarakat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi