<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47504">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Sosio - Ekologi Hutan Rakyat Pada Kawasan Karst Citatah Desa Gunung Masigit Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryanti, Teti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xi,; 109 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Konsep &quot;socio-ecological oriented' menitikberatkan pada pelibatan &#13;
masyarakat dalam pembangunan kebutanan khususnya hutan rakyat. Hutan rakyat &#13;
merupakan pola penggunaan laban berbasis masyarakat yang bermanfaat dalam &#13;
menjaga keseimbangan lingkungan dan peningkatan pendapatan masyarakat. &#13;
Hutan rakyat dapat dikembangkan secara tradisional pada berbagai tipe lahan &#13;
termasuk di kawasan karst. Kondisi biofisik dan sosial ekonomi masyarakat &#13;
kawasan karst membuat produktivitas hutan rakyat kawasan karst lebih rendah &#13;
dibandingkan daerah lain sehingga terancarn keberlanjutannya. Untuk itu, &#13;
diperlukan kajian mengenai kondisi sosial dan ekologi hutan rakyat agar dapat &#13;
menentukan araban penggunaan lahan yang sesuai untuk dapat menjamin &#13;
keberlanjutan hutan rakyat. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian im yaitu metode penelitian &#13;
campuran dengan strategi triangulasi konkruen. Data kuantitatif terdiri dari data &#13;
sosial (demografi dan ekonomi) dan kondisi biofisik hutan rakyat sedangkan data &#13;
kualitatifberupa data sosial budaya pengelolaan hutan rakyat. Kedua data tersebut &#13;
dianalisis untuk mengetahui kondisi eksisting hutan rakyat, permasalahan yang &#13;
muncul dan araban pengelolaan hutan rakyat berkelanjutan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Desa Gunung Masigit yang &#13;
berada pada kawasan karst Citatah telah melakukan pengelolaan hutan rakyat &#13;
pada lahan kering dan laban bekas tambang dengan pengetahuan lokal (local &#13;
knowledge) yang dimiliki secara turun temurun. Pengetahuan lokal yang &#13;
diterapkan berupa pemilihan jenis tanaman, komposisi jenis tanaman dan tata cara &#13;
pengolahan lahan. Hutan rakyat dikelola secara turun temurun dengan tanaman &#13;
utarna Sengon (Afalcataria) dan teknik pengelolaan &quot;satu kali tanam empat kali &#13;
panen&quot;. Hutan rakyat di Desa Gunung Masigit dapat digolongkan menjadi 2 tipe &#13;
hutan rakyat yaitu pola agroforestri (kebun campuran dan tumpangsari) dan pola &#13;
murni (monokultur). Hutan rakyat diusahakan oleh sebagian besar penduduk yang &#13;
bermatapencaharian petani dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan &#13;
keluarga petani sebesar Rp. 5.500AOO,-Ihaltahun atau sebesar 31,97% dari total &#13;
pendapatan. Pola hutan rakyat yang sesuai dikembangkan di Desa Gunung &#13;
Masigit adalah agroforestri komplek dengan pola penyempurnaan tradisonal &#13;
dengan jenis tanaman keras : Sengon (A. falcataria) dan Gmelina (G. arborea), &#13;
tanaman tahunan : Kelapa, Pisang dan Singkong, tanaman semusim : Jagung dan &#13;
rumput raja untuk pakan ternak. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Suryanti, Teti</note>
 <subject authority="">
  <topic>sosio-ekologi, hutan rakyat, kawasan karst, karst </topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Sur k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Sur k/R.25.148</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700022</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.148)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Sur k/R.25.148</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47504</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 04:36:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-12 09:40:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>