Analisis Jejak Karbon Produksi Susus Pada Industri Sapi perah Sistem Koperasi (Studi kasus di KPBS Pangalengan)
Industri petemakan sapi perah merupakan salah satu penyumbang utama
emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor agrikultur. Tujuan dari penelitian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700016 333.7 Pra A/R.25.104 Perpustakaan Pusat (REF.104) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Pra A/R.25.104Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xvi,;152 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Pra ATipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Pramulyandi, Toni -
Industri petemakan sapi perah merupakan salah satu penyumbang utama
emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor agrikultur. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menganalisis carbon footprint susu yang dihasilkan dari kegiatan
industri petemakan sapi perah sistem koperasi. Analisis carbon footprint susu
segar dilakukan melalui pendekatan lifecycle assessment, dengan batasan sistem
dari kegiatan produksi pakan sampai dengan pengiriman susu ke IPS. Penelitian
ini dilakukan di Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, yang
terdiri dari 3265 petemak aktif dan 7619 ekor sapi perah produktif. Hasil
perhitungan carbon footprint industri petemakan sistem koperasi di KPBS
Pangalengan menunjukan nilai carbon footprint susu sebesar 0,6702 Kg C02-
eqlFPCM susu. Emisi yang dihasilkan dari kegiatan pelayanan koperasi sebesar
1.749.945,715 Kg C02-eq/tahun atau 9,3% berkontribusi memberikan emisi GRK
dari nilai total emisi yang dihasilkan dari industri petemakan sapi perah sistem
koperasi sebesar 18.797.080,82 Kg C02-eq/tahun dari kegiatan produksi susu
segar KPBS Pangalengan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






