Pengembangan Ekowisata Di Kawasan Konservasi (Studi Kasus Di Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Panagndaran)
PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KA WASAN KONSERV ASI
(Studi Kasus: Cagar A/am dan Taman Wisata A/am Pangandaran)
ABSTRAK
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700028 333.7 Mar P/R.25.77 Perpustakaan Pusat (REF.77) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Mar P/R.25.77Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xii,;127 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Mar PTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Marga, Dewi Puja -
PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KA WASAN KONSERV ASI
(Studi Kasus: Cagar A/am dan Taman Wisata A/am Pangandaran)
ABSTRAK
Paradigrna baru yang berkembang dalam pengelolaan sumber daya alam adalah
tidak lagi sekedar untuk menopang kepentingan ekonomi dengan eksploitasi tak
terkendali, namun lebih menekankan kepada pemanfaatan optimal yang Iestari
dan berkesinambungan. Salah satu bentuk pemanfaatan yang prospektif dari
kawasan konservasi yaitu pengembangan wisata di dalam kawasan. Namun dalam
perkembangannya wisata alam yang bersifat massal dikhawatirkan akan
mengancam keberlangsungan wisata yang berkelanjutan. Dengan demikian perlu
adanya perubahan dari fMSS tourism ke alternative tourism yang lebih dikenal
dengan ekowisata Pengembangan cagar aIam dan tarnan wisata alam dengan
menggunakan konsep ekowisata merupakan salah satu altematif karena daIam
konsep ini kegiatan pengeloIaan sumberdaya alam dapat memenuhi kebutuhan
ekonomi, sosial dan estetika serta dapat memelihara integritas budaya dan
keanekaragaman hayati dan proses-proses ekoIogis di dalamnya, Tujuan
penelitian ini adaIah untuk menyusun konsep pengembangan ekowisata di CA dan
1W A Pangandaran daIam mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang
berkelanjutan.Penelitian ini bersifat deskriptif menggabungkan metode kualitatif
dan kuantitatif dalam dominant-less dominant design untuk mengetahui faktor
faktor ekowisata di CA dan TW A Pangandaran, sedangkan perumusan strategi
dilalrukan dengan menggunakan analisis SWOT dengan terlebih dahuIu dilakukan
analisis potensi dan kerawanan kawasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa CA
dan TW A Pangandaran memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan
kegiatan ekowisata Kegiatan ekowisata di cagar alam dapat dilakukan dengan
syarat tidak merubah kondisi kawasan, bersifat hard tourism, serta dikhususkan
untuk pendidikan dan penelitian. Sedangkan ekowisata di taman wisata alam
merupakan pengembangan dari wisata aIam yang dilengkapi dengan interpretasi
sehingga wisatawan dapat Iebih memahami konservasi Iingkungan dan tidak
menyebabkan kerusakan selama berwisata Strategi yang menjadi prioritas utama
pengembangan ekowisata di CA dan TW A Pangandaran adalah pembagian batas
blok pengeloIaan, melakukan perubahan fungsi pada kawasan yang sudah tidak
sesuai serta mengembangkan kolaborasi dengan masyarakat sekitar. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






