Detail Cantuman

Image of Analisis Kesesuaian Ekosistem Mangrove Untuk Kegiatan Wisata Mangrove Di Pulau Tanjung Lumpur, Kabupaten Sidoarjo

 

Analisis Kesesuaian Ekosistem Mangrove Untuk Kegiatan Wisata Mangrove Di Pulau Tanjung Lumpur, Kabupaten Sidoarjo


ANALISIS KESESUAIAN EKOSISTEM MANGROVE
UNTUKKEGIATAN WISATA MANGROVE
DIPULAU TANJUNG LUMPUR, KABUPATEN SIDOARJO

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700029333.7 Mul A/R.25.84Perpustakaan Pusat (REF.84)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Mul A/R.25.84
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;130 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Mul A
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ANALISIS KESESUAIAN EKOSISTEM MANGROVE
    UNTUKKEGIATAN WISATA MANGROVE
    DIPULAU TANJUNG LUMPUR, KABUPATEN SIDOARJO

    ABSTRAK

    Pulau Tanjung Lumpur merupakan pulau buatan hasil pengerukan sungai
    Porong dalam upaya pengaliran lumpur panas Sidoarjo ke palung laut. Pulau
    Tanjung Lumpur masuk dalam kawasan suaka pesisir mangrove dan berpotensi
    dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui
    kegiatan wisata mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian
    wisata mangrove di Pulau Tanjung Lumpur dengan pendekatan ekologi, sosial­
    ekonomi, kelembagaan dan sarana wilayah.

    Pulau Tanjung Lumpur memiliki sejarah geologi yang menarik dan
    berbeda dengan lokasi wisata mangrove yang lain. Keanekaragaman hayati
    terutama spesies mangrove belum terlalu tinggi saat ini menjadikan lokasi ini
    hanya sesuai untuk wisata mangrove berskala lokal. Kondisi sosial-ekonomi
    masyarakat Tlocor saat ini mendukung untuk pengembangan wisata, namun
    masyarakat tidak memiliki latar belakang pendidikan, pengalaman dan
    ketrampilan untuk menunjang kegiatan wisata mangrove. Dukungan kelembagaan
    pemerintah untuk pengembangan wisata adalah sangat baik, namun dukungan
    kelembagaan ekonomi masyarakat yang tersedia saat ini kurang mendukung untuk
    pengembangan wisata. Sarana wilayah yang tersedia di Pulau Tanjung Lumpur
    dan Dusun Tlocor saat ini dalam kondisi baik dan mendukung untuk
    pengembangan kegiatan wisata mangrove. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian
    wisata mangrove, ekosistem mangrove di Pulau Tanjung Lumpur sesuai untuk
    kegiatan wisata mangrove. Kegiatan wisata mangrove di Pulau Tanjung Lumpur
    dapat diarahkan dengan konsep PRPM, yaitu sebuah pus at restorasi mangrove
    untuk perbaikan/pemulihan ekosistem mangrove dan menjadi sarana edukasi,
    penelitian, dan wisata.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi