Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Terhadap Adopsi Inovasi Pengelolaan Sampah Organik (Studi Kasus Kelurahan Cibangkong Kecamatan Batununggal Kota Bandung)
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP
ADOPSI INOV ASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK
(Studi Kasus Kel.Cibangkong Kec. Batununggal Kota ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700390 333.72 Han P/R.25.178 Perpustakaan Pusat (REF.178) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.72 Han P/R.25.178Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xiv,;120 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.72 Han PTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Handayani, Rini -
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP
ADOPSI INOV ASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK
(Studi Kasus Kel.Cibangkong Kec. Batununggal Kota Bandung)
ABSTRAK
Pengelolaan sampah organik dari sumbemya dimaksudkan untuk
mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan nilai baru bagi sampah
organik. Di Kelurahan Cibangkong program ini dilakukan dengan mengubah
sampah organik menjadi kompos dan biogas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi pengelolaan
sampah organik.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kuantitatif yang
didukung dengan metode kualitatif. Data analisis jalur diperoleh dengan
menggunakan instrument kuesioner, dengan indikator 1 )umur, 2)pendidikan,
3)pendapatan, 4)kekosmopolitan baik secara simultan maupun secara parsial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor umur, pendidikan, pendapatan,
dan kekosmopolitan secara parsial berpengaruh signifikan, dan secara simultan
berpengaruh terhadap adopsi inovasi pengelolaan sampah organik sebesar 68,7%.
Faktor kekosmopolitan mempunyai pengaruh paling besar yaitu 24,26%.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






