Pola Makan Harian Dan Kinerja Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) yang Dibudidayakan Dalam Sistem Self-Feeding
POLA MAKAN HARIAN DAN KINERJA PERTUMBUHAN lKAN
NILA (Oreochromis niloticus)
YANG DmUDIDAYAAN DALAM SISTEM SELF-FEEDING
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700039 333.7 Pra P/R.25.107 Perpustakaan Pusat (REF.107) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Pra P/R.25.107Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik vii,;46 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Pra PTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty -
POLA MAKAN HARIAN DAN KINERJA PERTUMBUHAN lKAN
NILA (Oreochromis niloticus)
YANG DmUDIDAYAAN DALAM SISTEM SELF-FEEDING
ABSTRAK
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan budidaya yang
sangat penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi
karakteristik cara makan, seperti pola makan harian dan kinerja pertumbuhan
dari nila menggunakan teknologi Se If-feeding.
Pola makan dianalisis dalam dua jenis kondisi pemeliharaan, indoor
treatments yaitu dibawah kondisi intensitas cahaya (LD 12: 12) dan suhu (25-
26°C) terkontrol, dan outdoor treatments yaitu dibawah kondisi natural yang
terbagi menjadi dua eksperimen dengan masing-masing terdiri dari dua
periode. Parameter yang diamati yaitu data analisis self-feeding, pola makan
harian, efisiensi pakan, dan laju pertumbuhan spesifik.
Aktivitas self-feeding harian dari ikan nila yang dipelihara dalam
indoor treatmens menunjukan aktivitas diurnal yang tersingkronisasi dengan
intensitas cahaya terkontrol (24 jam). Di lain sisi, aktivitas self-feeding pad a
outdoor treatments memiliki asosiasi yang kuat dengan perubahan intensitas
cahaya dan suhu. Aktivitas self-feeding pada eksperimen Elx-PI-Ex2-Pl
menunjukan pola makan diurnal, tetapi berbah menjadi indifferent, atau
berganti menjadi cenderung nokturnal pada eksperimen Ex2-P2. Dalam dua
perlakuan baik indoor treatments maupun outdoor treatments menghasilkan
efisiensi pakan yang baik dan laju pertumbuhan yang tinggi kecuali pada
eksperimen Ex2-P2. Rendahnya laju pertumbuhan pada eksperimen ini
diduga akibat dari rendahnya laju pakan dalam kondisi suhu yang rendah
Juga.
Hasil penelitian ini menyarankan bahwa sistem self-feeding memiliki
keunggulan potensial sebagai metode pemberian pakan yang baru untuk ikan
nila. Sebagai tambahan, ikan nila memiliki pola makan harian ganda
(dualistik) yang dipengaruhi oleh perubahan intensitas cahaya dan suhu. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






