<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47493">
 <titleInfo>
  <title>Adaptasi Pengelolaan Keramba Jaring Apung (KJA) Terhadap Perubahan Iklim Di Waduk Cirata Provinsi Jawa Barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurani, Idea Wening</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;229 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan iklim sudah terjadi dan mempengaruhi semua sektor terrnasuk &#13;
perikanan budidaya. Gangguan yang disebabkan oleh perubahan iklim terhadap &#13;
perikanan budidaya (akuakultur) dapat menyebabkan ketidakstabilan kondisi &#13;
sosial dan ekonomi karena sektor ini memiliki peran penting dalam mendukung &#13;
ketahanan pangan lokal dan global dan juga menyediakan lapangan kerja bagi &#13;
jutaan orang di seluruh dunia Oleh karena itu, pengelolaan akuakultur yang &#13;
memperhitungkan dampak perubahan iklim dalam bentuk upaya adaptasi sangat &#13;
diperlukan. Keramba Jaring Apung (KJA) adalah salah satu jenis akuakultur yang &#13;
beroperasi sebagian besar di wilayah perairan tawar Indonesia seperti Waduk &#13;
Cirata. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pengetahuan petani KJA di &#13;
Waduk Cirata mengenai perubahan iklim; (2) untuk mengkaji dampak perubahan &#13;
iklim terhadap KJA; (3) untuk mengkaji bentuk adaptasi yang diambil oleh petani; &#13;
(4) untuk mengetahui program adaptasi terhadap perubahan iklim yang bisa &#13;
dilakukan oleh pemerintah terkait pengelolaan KJA. &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan dari bulan November 2013 sampai Januari 2014. &#13;
&#13;
Lokasi penelitian adalah Waduk Cirata, Provinsi J awa Barat. Kombinasi metode &#13;
kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan &#13;
melalui : (l)survei petani KJA, (2) wawancara dengan stakeholder, (3) analisis &#13;
dokumen kelembagaan dan (4) observasi. &#13;
&#13;
Studi ini menunjukkan bahwa: (1) Secara umum, petani KJA di Waduk &#13;
Cirata telah mengetahui adanya perubahan pada parameter iklim yang menjadi &#13;
indikator perubahan iklim seperti: kenaikan suhu udara, ketidakpastian musim, &#13;
peningkatan kecepatan angin, peningkatan cuaca ekstrim dan penurunan &#13;
penyinaran matahari (peningkatan cuaca mendung). Namun, jumlah petani yang &#13;
mengetahui/mendengar istilah perubahan iklim masih rendah yaitu hanya sebesar &#13;
24%; (2) Dampak perubahan iklim terhadap KJA mulai muncul dan dirasakan &#13;
oleh petani KJA di Waduk Cirata. Dampak tersebut meliputi aspek input &#13;
(gangguan kondisi benih, dsb); resources (frekuensi umbalan yang lebih tinggi, &#13;
dsb) dan output (perkembangan penyakit, penurunan hasil panen, dsb); (3) Petani &#13;
KJA di Waduk Cirata sedang dalam tahap menyesuaikan diri terhadap perubahan &#13;
iklim yang sedang terjadi. Pola adaptasi yang dilakukan oleh petani KJA terhadap &#13;
perubahan iklim meliputi teknik budidaya (mengubah waktu tanam dan panen, &#13;
mengurangi jumlah benih yang ditanam, dsb); pembiayaan (meminjam &#13;
benih/pakan ikan dari bandar, menghemat biaya produksi/kebutuhan rumah &#13;
tangga, dsb); diversifikasi (memiliki mata pencaharian lain, membesarkan ikan &#13;
lain di luar komoditas utama); jaringan sosial (bergabung dalam kelompok petani, &#13;
mengikuti berbagai pelatihan); (4) Program adaptasi terhadap perubahan iklim &#13;
yang dapat dilakukan oleh pemerintah terkait pengelolaan KJA meliputi &#13;
pengembangan sektor (pengembangan/perbaikan operasional KJA,dsb); &#13;
manajemen (integrasi KJA dengan sektor lain, dsb); pendidikan/peringatan dini &#13;
(pelatihan/pendidikan untuk stakeholder, monitoring reguler, dsb). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Nurani, Idea Wening</note>
 <subject authority="">
  <topic>perubahan iklim, Keramba Jaring Apung (KJA), adapt</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Nur A</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Nur A/R.25.97</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700038</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.97)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Nur A/R.25.97</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47493</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 04:36:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-13 11:21:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>