Implementasi Kebijakan pada Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Studi Kasus di Dinas Perhubungan Kab Bandung 2014)
Penggunaan kendaraan bermotor temyata memiliki dampak negatif yang
ditimbulkan baik bagi pelestarian lingkungan maupun bagi tingkat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700222 320 Sup I Perpustakaan Pusat (REF.17.72) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 320 Sup I/R.17.72Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xv,;131 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 Sup ITipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Suparman, Rizki Nugraha -
Penggunaan kendaraan bermotor temyata memiliki dampak negatif yang
ditimbulkan baik bagi pelestarian lingkungan maupun bagi tingkat keselamatan
masyarakat di jalan raya. Selama ini pemerintah telah menerapkan kebijakan
untuk menangulangi dampak penggunaan kendaraan bennotor salah satunya
adalah kebijakan dalam pelayanan publik pada pembuatan pengujian kendaraan
bermotor. Dinas Perhubungan selaku implementator kebijakan daerah dinilai
masih belurn menunjukan perubahan yang signifikan khususnya dalam pelayanan
surat izin pengujian kendaraan bermotor secara optimal terkait belurn tercapainya
standar pengujian dengan peraturan yang ada di Dinas Perhubungan Kabupaten
Bandung.
Berdasarkan fenomena tersebut, Tujuan Penelitian ini yaitu untuk
menganalisis dan mengetahui implementasi kebijakan pada pelayanan pengujian
kendaraan bennotor yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung
pada tahun 2014. Teori yang digunakan sebagai pedoman penelitian adalah teori
implementasi kebijakan.
Sesuai dengan karakteristik penelitian, pendekatan penelitian im
menggunakan studi metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif, adapun
pengumpulan data dilakukan adalah studi kepustakaan dan studi lapangan seperti
observasi dan wawancara.Sementara pengumpulan data sekunder dilakukan
pengolahan literatur,dokumen, perundang-undangan serta hasil penelitian
terdahulu. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data hasil wawancara
serta membandingkan wawancara dengan isi dokurnen yang berkaitan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pada
pelayanan pengujian kendaraan bennotor belum terlaksana dengan baik, yakni
dimana proses pelayanan yang diberikan oleh pihak Dinas Perhubungan masih
lamanya pelayanan pembuatan Kir yang diberikan serta besarnya biaya yang
harus dikeluarkan oleh masyarakat untuk dapat mempercepat proses penanganan
pembuatan Kir, faktor yang menjadi penyebabnya adalah kurangnya sumber daya
manusia yang belum memadai serta sarana dan prasarana yang sangat terbatas
yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan dan pihak ketiga yang ikut campur dalam
proses pembuatan kir dapat mengganggu kenyamanan serta kesadaran masyarakat
yang masih rendah. Dilihat dari kesimpulan diatas dapat disimpulkan bahwa
Belum optimalnya dalam mengimplementasikan pelayanan surat izin kendaraan
bennotor oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung disebabkan oleh faktor
faktor yang terdiri dari: (a) Standar dan Sasaran kebijakan / ukuran dan tujuan
kebijakan ; (b) Sumber daya ; (c) Karakteristik organisasi pelaksana; (d)
Komunikasi antar organisasi (e) Disposisi atau sikap para pelaksana (f)
Lingkungan sosial,ekonomi dan politik. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






