Detail Cantuman

Image of Perhitungan Tarif Penambalan Gigi Dengan Komposit Di Instalasi Pelayanan Terpadu (IPT) Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Universitas Padjajaran Tahun 2012

 

Perhitungan Tarif Penambalan Gigi Dengan Komposit Di Instalasi Pelayanan Terpadu (IPT) Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Universitas Padjajaran Tahun 2012


Penghitungan Tarif Penambalan Gigi Dengan Komposit di Instalasi
Pelayanan Terpadu (IPT) Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700226362.106 8 Dia PPerpustakaan Pusat (REF.12.85)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.106 8 Dia P/R.12.85
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 68 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.106 8
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penghitungan Tarif Penambalan Gigi Dengan Komposit di Instalasi
    Pelayanan Terpadu (IPT) Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas
    Padjadjaran Tahun 2012 - Jenny Diana - 120820110515

    ABSTRAK

    Penentuan tarif rumah sakit harus memperhatikan prinsip kemandirian,
    karena itu dalam penentuannya harus mempertimbangkan beberapa faktor seperti:
    biaya (unit cost), kompetitor, dan pelanggan. Tarif rumah sakit juga harus
    memperhatikan Ability to Pay (A TP) dan Willingnes to Pay (WTP) masyarakat
    yang dilayani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tarif penambalan gigi
    dengan komposit, dengan mempertimbangkan faktor unit cost, kompetitor, ATP
    dan WTP masyarakat yang dilayani.

    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Penghitungan unit
    cost dengan menggunakan metode Actvity Based Costing Sampel pada penelitian
    ini sebanyak 77 responden.

    Penghitungan unit cost penambalan satu kali kunjungan sebesar Rp
    153.065,3442, penambalan beberapa kali kunjungan tanpa abses sebesar Rp
    114.919,9, penambalan beberapa kali kunjungan dengan abses sebesar Rp
    117.317,2. Unit cost tersebut tidak memasukkan depresiasi gedung. Kemampuan
    masyarakat untuk membayar biaya pelayanan kesehatan sebesar
    Rp 176407,0513. Kesediaan masyarakat untuk membayar biaya pelayanan
    kesehatan berkisar antara Rp 100.000 sampai dengan Rp 150.000 dan harga
    kompetitor sebesar Rp 200.000 s/d Rp 240.000. Perbedaan unit cost pada setiap
    tindakan berbeda tergantung pada biaya langsung yaitu jumlah bahan habis pakai
    yang digunakan sedangkan untuk biaya tidak langsung sama untuk semua jenis
    tindakan.

    Simpulan dari penelitian ini adalah unit cost yang didapatkan lebih rendah
    dari harga kompetitor, ATP dan WTP masyarakat yang dilayani sehingga rumah
    sakit bisa mempertimbangkan profit yang diinginkan untuk mencapai prinsip
    kemandirian rumah sakit Saran pada penelitian ini adalah penghitungan biaya
    dengan metode Activity Based Costing sebaiknya digunakan di RSGM sebaiknya
    memperhatikan faktor kompetitor, ATP dan WTP dalam menentukan tarif
    penambalan dengan komposit.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi