Detail Cantuman

Image of Dukungan Diplomatik AS Terhadap Israel pada Konflik Israel - Hisbullah : Lobi Yahudi Sebagai  Faktor Dalam Kebijakan Luar Negeri

 

Dukungan Diplomatik AS Terhadap Israel pada Konflik Israel - Hisbullah : Lobi Yahudi Sebagai Faktor Dalam Kebijakan Luar Negeri


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah masalah yaitu peran lobi Yahudi yang
terlalu berkuasa di dalam kebijakan luar negeri AS ke Timur ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700316327 Ram DPerpustakaan Pusat (REF.17.102)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 Ram D/R.17.102
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix,; 93 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 Ram D
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah masalah yaitu peran lobi Yahudi yang
    terlalu berkuasa di dalam kebijakan luar negeri AS ke Timur Tengah. Pada penelitian ini,
    isu yang diambil adalah studi kasus tentang dukungan diplomatik AS pada Israel dalam
    konflik Israel-Hisbullah. Walaupun Hisbullah adalah salah satu target pemerintah AS, pada
    intinya negara tersebut ingin menjaga stabilitas politik di Lebanon secara persuasif.
    Keberpihakan AS pada Israel merupakan akibat dari lobi politik Yahudi di dalam
    pengambilan kebijakan luar negeri AS. Tujuan dari peneIitian ini adalah meneliti
    bagaimana lobi Yahudi bisa menjadi faktor dalam kebijakan luar negeri.

    Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif studi kasus. Konsep dan teori
    yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep kebijakan luar negeri Lovell dan teori
    lobi pluralis. Pada penelitian ini digunakan dua teknik pengumpulan data yaitu wawancara
    dan studi literatur. Pada teknik wawancara, peneliti mewancarai kelompok lobi Yahudi
    ZOA (Zionist Organization of America), ISMES (Indonesian Society for Middle East
    Studies), MIREP (Middle East Institute Research and Report) clan beberapa studi literatur
    diperoleh dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia.

    Hasil clan simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah lobi Yahudi dapat
    dikategorikan sebagai input dalam kebijakan Iuar negeri berupa interest. Lobi Yahudi
    berperan sebagai salah satu sumber akses informasi yang dijadikan input kebijakan luar
    negeri AS pada fenomena ini. Hal ini tidak terlepas dari kekuatan finansial dan politik lobi
    Yahudi yang mampu melobi secara langsung (direct lobby), indirect lobby menggunakan
    opini publik clan kemampuan mereka menempatkan elite-elite politik AS pro-Israel semasa
    pemilu.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi