Kinerja Perawat Bagian Instalasi Gawat Darurat Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat
Penelltian ini membahas tentang kinmja perawat bagian InstaIasi Gawat
Darurat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700304 351 Ram K Perpustakaan Pusat (REF.17.148) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Ram K/R.17.148Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Ram KTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ramadani, Pradana -
Penelltian ini membahas tentang kinmja perawat bagian InstaIasi Gawat
Darurat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat
dengan menggunakan teori dari Suyadi Prawimsentono yang terdiri dari aspek
efekttvttas, otorttas dan tanggung jawab, distpltn sena tntstauf. Tesis ini
mempert.anyakan tentang mengapa kinerja perawat bagian Instalasi Gawat Darurat
di Rwnah Sakit Umum Daerah Kota Bandung belum optimal. Tujuan penyusunan
Tesis ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan kinerja perawat bagian
Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung Provinsi
lawa Bai-at dan dapat memperoleh konsep baru yang memberikan kontribusi
terhadap pengembangan ilmu administrasi publik khususnya yang menyangkut
kinerja pegawai.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Ohjek dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas di
bagian lnstaJasi Gawat Darurat. Sedangkan lokasi penelitian ini berada di Rumah
Sakit Umum Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. Teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah wawancara secara mendalam, observasi (pengamatan)
dan studi kepustakaan.
Hasil dari penelitian ini adalah perawat kontrak IOD masih belum mampu
menyelesaikan tugas pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan baik dan
benar. Perawat PNS bagian IOD telah diberikan kewenangan penuh untuk
bertindak menolong pasien, tetapi hasilnya masih jauh dari yang diharapkan.
Perawat kontrak IOD kurang memiliki kesadaran untuk melaksanakan tugas.
Perawat PNS bagian IOD kurang serius memperhatikan disiplin kehadiran.
Penerapan hukuman yang ada temyata masih belum mampu memberikan
perubahan terhadap perawat IGD kontrak yang tidak disiplin, Perawat PNS bagian
100 kurang memanfaatkan waktu luangnya untuk mempersiapakan peralatan
medis. Sedangkan perawat kontrak IOD jarang melakukan pekerjaan hila tidak
ada perintah hmgsung dari atasannya.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






