Detail Cantuman

Image of Kajian Akumulasi Logam Berat Dalam Sedimen Dasar Sungai Citarum Hulu

 

Kajian Akumulasi Logam Berat Dalam Sedimen Dasar Sungai Citarum Hulu



Sungai Citarum mempunyai peranan yang sangat penting bagi pembangunan
dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Keberadaan industri di ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001090700003551.304 Set k/R.25.226Perpustakaan Pusat (REF.226)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    551.304 Set k/R.25.226
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;155 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    551.304 Set k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab

  • Sungai Citarum mempunyai peranan yang sangat penting bagi pembangunan
    dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Keberadaan industri di DAS Citarum Hulu
    dan berbagai kegiatan pertanian, perkebunan dan domestik, akan mempengaruhi
    kualitas perairan, termasuk keberadaan logam berat di sungai Citarum Hulu. Kajian
    akumulasi logam berat dalam sedimen dasar sungai Citarum Hulu ini dilaksanakan
    dengan tujuan untuk mengetahui akumulasi logam berat, penyebarannya,
    biokonsentrasi faktor dari air dan sedimen (BCFm_w & BCFm-s) dan korelasi kadar
    logam berat dalam air, sedimen dasar sungai dan nilai TCLP.

    Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data diperoleh melalui
    survey dengan melakukan sampling air, sedimen dasar sungai dan makrozoobenthos
    di sungai Citarum Hulu. Sampling dilakukan pada bulan Juni dan Juli 2009, di 6
    (enam) lokasi, mulai dari Pangauban, Cijeruk, Rancamanyar, Margahayu, Daraulin
    sampai Batujajar. Kadar logam berat total dalam air, sedimen dasar sungai,
    makrozoobenthos, dan nilai TCLP di analisis dengan Atomic Absorption
    Spektrofotometer (AAS). Korelasi antara kadar logam berat dalam air, sedimen dasar
    sungai dan TCLP, dianalisis dengan korelasi Pearson dengan menggunakan software
    Statistical Product and Service Solutions (SPSS).

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa logam yang terdeteksi dalam air adalah
    As, Cu dan Zn, dalam sedimen dasar sungai logam yang terdeteksi bertambah banyak
    yaitu logam Cu, Pb, Zn, As dan Hg dan dalam makrozoobenthos lebih banyak lagi
    yaitu Cu, Pb, Zn, Cd, Cr, As dan Hg. Kadar logam berat total Zn, Cu dan Pb dalam
    sedimen dasar sungai Citarum Hulu pada pemantauan bulan Juli 2009 (kemarau)
    lebih tinggi dari pada bulan Juni 2009 (peralihan hujan ke kemarau) kecuali di
    araulin, sedangkan As sebaliknya lebih tinggi pada bulan Juni di semua lokasi.
    Profil akumulasi logam berat dalam sedimen dasar sungai Citarum Hulu dipengaruhi
    musim. Pada musim peralihan semakin ke hilir kadar logam berat semakin tinggi
    yaitu di lokasi ke-5 (Daraulin). Pada musim kemarau kadar logam lebih besar di
    bagian hulunya yaitu di lokasi ke-2 (Cijeruk) dan ke-3 (Rancamanyar). Terjadi
    akumulasi logam berat total dalam makrozoobenthos, dengan logam yang dominan
    yaitu Cu, As dan Zn. Biokonsentrasi Cu dari air (BCFm-w) sebesar 455, biokonsentrasi
    As dari air (BCFm-w) sebesar 121 dan biokonsentrasi Zn dari sedimen (BCFm-s)
    sebesar 3,5. Terdapat hubungan positif yang sangat nyata (kuat) dan signifikan antara
    adar logam berat dalam air, dalam sedimen dan nilai TCLP di sungai Citarum Hulu.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi