Detail Cantuman

Image of Pengaruh Variasi Pelarut Basa Terhadap Struktur Dan Ukuran Kristal Titanium Dioksida (Ti02) Hasil Sintesis Menggunakan Metode Hidrotermal

 

Pengaruh Variasi Pelarut Basa Terhadap Struktur Dan Ukuran Kristal Titanium Dioksida (Ti02) Hasil Sintesis Menggunakan Metode Hidrotermal


Diazinon termasuk: pestisida organofosfat yang sering digunakan oleh para petani
dan digolongkan bahan berbahaya kelas II oleh WHO. Salah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700210546 Usm P/R.14.159Perpustakaan Pusat (REF.14.159)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    546 Usm P/R.14.159
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;48 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    546 Usm P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Diazinon termasuk: pestisida organofosfat yang sering digunakan oleh para petani
    dan digolongkan bahan berbahaya kelas II oleh WHO. Salah satu penanganan
    pencemaran lingkungan yang efektif dan efisien akibat residu diazinon yang tersisa
    yaitu dengan fotokatalisis heterogen menggunakan titanium dioksida (Ti02).
    Kemampuan Ti02 dalam fotokatalisis diazinon meningkat dengan memperkecil
    ukuran kristal Ti02 menjadi nanopartikel. Sintesis Ti02 nanopartikel dilakukan
    dengan metode hidrotermal. Metode hidrotermal dipengaruhi oleh jenis prekursor,
    kondisi hidrotermal yang meliputi waktu, suhu, jenis dan konsentrasi reaktan.
    Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh jenis pelarut basa yang digunakan pada
    proses hidrotermal untuk menghasilkan kristal Ti02 dengan kemurnian tinggi untuk:
    fotokatalisis diazinon. Bahan yang digunakan yaitu titanium tetraklorida (TiC14)
    sebagai prekursor dan untuk: jenis pelarut basa yang digunakan yaitu akuabides,
    akuades, etanol (96% dan 99%), r-butanol (99%), natrium hidroksida (NaOH) 0,5
    M dan kalium hidroksida (KOH) 0,5 M. Difraktogram yang dihasilkan
    menunjukkan kristal Ti02 dengan struktur anatase, rutil, dan campuran anatase
    rutil. Ukuran kristal Ti02 hasil perhitungan menggunakan persamaan scherrer
    menunjukkan uk:uran kristal di bawah 50 nm baik anatase maupun rutil. Persentase
    komposisi rutile dan anatase digunakan metode rietveld dengan bantuan program
    rietica. Komposisi anatase lebih tinggi dibandingkan dengan komposisi rutil yang
    dihasilkan pada setiap Ti02 yang memiliki struktur campuran anatase dan rutil.
    Morfologi Ti02 anatase menunjukkan partikel dalam bentuk: kotak, sedangkan rutil
    berbentuk: bunga. Kemampuan Ti02 P25 Degussa digunakan sebagai pembanding
    kemampuan Ti02 hasil sintesis dalam fotokatalisis diazinon. Kemampuan Ti02
    hasil sintesis dengan pelarut akuabides dan KOH 0,5 M melebihi kemampuan P25
    Degussa dalam fotokatalisis diazinon.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi