Detail Cantuman

Image of Triterpenoid Dari Ekstrak Metanol Kulit Batang Aglaia eximia Dan Aktivitas Sitotoksinya Terhadap Sel Murin Leukimia P388

 

Triterpenoid Dari Ekstrak Metanol Kulit Batang Aglaia eximia Dan Aktivitas Sitotoksinya Terhadap Sel Murin Leukimia P388


Genus Aglaia merupakan genus terbesar dari famili Meliacea. Komponen utama

dari tumbuhan Aglaia adalah triterpenoid. Beberapa isolat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700258547 Pur T/R.14.169Perpustakaan Pusat (REF.14.169)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    547 Pur T/R.14.169
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 84 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    547 Pur T
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Genus Aglaia merupakan genus terbesar dari famili Meliacea. Komponen utama

    dari tumbuhan Aglaia adalah triterpenoid. Beberapa isolat triterpenoid dari
    tumbuhanAglaia mempunyai aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker dan sel murin
    leukemia P388. Ekstrak m etano I dari kulit batang Aglaia eximia menunjukkan
    aktivitas sitotoksik terhadap sel murin leukemia P388 dengan nilai ICso 40 ug/ml.,
    Dalam penelitian berkelanjutan kami, mencari senyawa triterpenoid dari ekstrak
    metanol kulit batang A. eximia dan mengevaluasi aktivitas sitotoksiknya terhadap
    sel murin leukemia P388. Kulit batang A.eximia diekstraksi berturut-turut dengan
    n-heksana, etil asetat dan metanol. Ekstrak metanol dipisahkan dan dimurnikan
    dengan berbagai teknik kromatografi. Struktur dari isolat yang diperoleh ditentukan
    dengan teknik spektroskopi, yang meliputi MS, IR, ID and 2D NMR. Aktivitas
    sitotoksik dari isolat terhadap sel murin leukemia P388 dievaluasi menggunakan
    metode MTT assay. Hasil dari penelitian ini didapatkan satu senyawa baru
    triterpenoid tipe 3,4-seco-apotirukalan (2) bersama dengan dua senyawa
    triterpenoid tipe damaran (1 dan 3) yang telah dikenal yaitu damar-24-en-3a,20-
    diol (1), metil-Ia-asetoksil-23,25-dihidroksi-20,24-21 ,24-epoksi-3,4-seko­
    apotirukalan-a.Ia-diene-Z-on-Soat (2), dan damar-23-en-3a,20,25-triol (3).
    Senyawa 1-3 menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel murin lekemia P388
    dengan nilai ICso sebesar 9,09; 34,2 dan 5,72 J.1g/mL.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi