Perbedaan Tekanan Cuff Endotrakel Tube Pada Posisi Head Of Bed Elevation 15 Derajat, 30 Derajat dan 45 Derajat Terhadap Pasien Dengan Ventilasi Mekanik Diruang General Intensive Care Unit RSUP. DR. Hasan Sadikin Bandung
Komplikasi pada pasien yang terpasang ventilator dengan endotracheal
tube (ET!) berbubungan erat dengan perubaban tekanan cuff ElT. Perubaban ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700060 610.73 Ash P/R.22.53 Perpustakaan Pusat (REF.53) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Ash P/R.22.53Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xiv, 82 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Ash PTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ashra, Fauzi -
Komplikasi pada pasien yang terpasang ventilator dengan endotracheal
tube (ET!) berbubungan erat dengan perubaban tekanan cuff ElT. Perubaban
tersebut dipengarubi berbagai faktor baik kondisi pasien, faktor lingkungan, dan
intervensi terapeutik termasuk posisi head of bed (HOB) elevation yang ditujukan
untuk meningkatkan compliance paru dan rasio ventilasi perfusi. Namun, belurn
ada penelitian yang mengukur besarnya perubaban tekanan cuff EIT akibat
pengaturan posisi ini. Dengan demik.ian menjadi penting me1akukan penelitian
untuk mengetabui tekanan cuff ElT pada posisi HOB elevation 15°,30° dan 45°.
Penelitian quasi-experimental ini melibatkan 21 pasien yang terpasang
ventilasi mekanik di General Intensive Care Unit (GICU) RSUP Dr. Hasan
Sadikin Bandung. Pengukuran tekanan cuff EIT dilakukan menggunakan cuff
inflator (Endotest-Ruscb) ketika responden berada pada posisi HOB elevation
15°, HOB elevation 30° dan HOB elevation 45°. Tekanan cuff yang terukur
didokumentasikan dan dianalisis/dibandingkan satu sama lain.
Hasil menunjukkan babwa nilai tengab tekanan cuff EIT pada posisi
HOB elevation 15°, 30°, dan 45° secara berturut-turut adalab 27 (20-34) cmH20,
29 (27-34) cmH20, dan 30 (20-34) cmH20. Perubahan tekanan cuff EIT dengan
nilai tengab 2-5 cmH20 pada posisi HOB elevation 15°, 30° dan 45°. Hasil uji
Friedman menunjukkan setidaknya terdapat perbedaan yang bermakna pada 2
posisi HOB elevation (p< 0,00]) pada posisi HOB elevation ]5°, 30° dan 45°.
Adapun basil Post Hoc Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang bennakna
tekanan cuff EIT baik antara posisi HOB elevation 15° dan 30° (p=O,Oll), antara
HOB elevation 15° dengan HOB elevation 45° (p=O,OOI), maupun antara posisi
HOB elevation 30° dengan HOB elevation 45° (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






